Remaja Bersenjata Tewaskan 4 Orang di Sekolah Menengah di Georgia, AS
📅 Kamis, 05 Sep 2024, 10:16 WIB | Oleh: Tim PenulisSeorang siswa mengatakan kepada media lokal dia melihat darah di lantai dan sesosok tubuh saat dia dibawa keluar gedung oleh pihak berwenang.
Penembakan terjadi di dekat kota Winder, sekitar 45 mil (70 kilometer) timur laut Atlanta, ibu kota negara bagian.
Sebelumnya, pihak berwenang di sekolah dilaporkan telah mengirim pesan kepada orang tua yang menyatakan bahwa mereka akan memberlakukan "penguncian ketat setelah adanya laporan penembakan."
Setelah tanda-tanda aman diberikan, para orang tua diundang ke sekolah untuk bertemu kembali dengan anak-anak mereka, dengan antrean panjang kendaraan terlihat di luar.
Sebaiknya Anda baca juga:
'Epidemi' Kekerasan Senjata
Penembakan di sekolah sering terjadi di Amerika Serikat, di mana sekitar sepertiga orang dewasa memiliki senjata api dan peraturan untuk membeli senapan bergaya militer yang kuat sekalipun masih longgar.
Jajak pendapat menunjukkan mayoritas pemilih mendukung kontrol yang lebih ketat terhadap penggunaan dan pembelian senjata api, tetapi lobi kepemilikan senjata yang kuat menentang pembatasan tambahan dan para legislator telah berulang kali gagal mengambil tindakan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Presiden AS Joe Biden mengatakan ia berduka atas meninggalnya korban.
"Para siswa di seluruh negeri belajar cara bersembunyi dan berlindung, bukan cara membaca dan menulis. Kita tidak bisa terus menerima ini sebagai hal yang biasa," katanya.
Berbicara di sebuah acara kampanye di New Hampshire setelah penembakan, Wakil Presiden Kamala Harris mengatakan sudah waktunya untuk mengakhiri "epidemi kekerasan senjata."
Calon presiden AS dari Partai Republik Donald Trump mengatakan pelaku penembakan itu adalah "monster yang sakit dan gila."
Tahun ini, setidaknya terjadi 384 penembakan massal -- didefinisikan sebagai penembakan yang melibatkan sedikitnya empat korban, tewas atau terluka -- di seluruh Amerika Serikat, menurut Arsip Kekerasan Senjata.
Setidaknya 11.557 orang tewas dalam kekerasan senjata api tahun ini di Amerika Serikat, menurut GVA.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!