Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah BPIP Antonius Benny Susetyo: Paus Fransiskus Membawa Perdamaian

📅 Selasa, 03 Sep 2024, 22:26 WIB | Oleh:

Terkait agenda besar yang akan dibawa Paus Fransiskus, Benny menyebutkan misi persaudaraan dan perdamaian global menjadi fokus utama kunjungan ini.

"Paus akan berdialog dengan Presiden Joko Widodo mengenai bagaimana menciptakan perdamaian dunia, serta nilai-nilai keragaman dan kemajemukan yang dimiliki Indonesia melalui Pancasila," katanya.

Benny juga menyebutkan isu lingkungan mungkin akan menjadi salah satu topik yang dibahas dalam pertemuan tersebut.

Paus Fransiskus dikenal sebagai pemimpin yang sangat peduli terhadap isu-isu lingkungan, sebagaimana tercermin dalam ensikliknya yang berjudul Laudato Si' (Terpujilah Engkau), yang berfokus pada perlindungan bumi, rumah bersama. Indonesia, dengan kekayaan alamnya yang luar biasa, diharapkan dapat berperan aktif dalam upaya global untuk menjaga kelestarian lingkungan.

Menjelang Misa Agung yang akan dilaksanakan pada Kamis mendatang, Benny menjelaskan persiapan sudah dilakukan dengan sangat baik oleh panitia. Ia mengingatkan agar para peserta mengikuti aturan yang telah ditetapkan, terutama dalam hal keamanan.

Benny juga menyinggung alasan Indonesia dipilih sebagai negara pertama di Asia Pasifik yang dikunjungi Paus Fransiskus. Menurutnya, Indonesia merupakan negara plural yang stabil secara politik dan memiliki ideologi Pancasila yang diakui dunia sebagai contoh keberhasilan dalam menjaga keragaman.

Selain Misa Agung, Paus Fransiskus juga dijadwalkan untuk mengadakan berbagai pertemuan dan dialog dengan tokoh-tokoh agama di Indonesia. Dialog ini diharapkan dapat menghasilkan kesepakatan-kesepakatan penting yang akan memperkuat hubungan antarumat beragama di Indonesia, serta memberikan kontribusi positif bagi perdamaian dunia.

Benny menyampaikan tantangan terbesar yang dihadapi Indonesia saat ini adalah bagaimana menjaga stabilitas sosial dan politik di tengah isu-isu sensitif seperti SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan), terutama menjelang pemilihan umum yang akan datang. Meskipun Indonesia telah berhasil melewati berbagai krisis besar di masa lalu, ancaman terhadap kerukunan antarumat beragama masih tetap ada.

"Sekarang ini, isu-isu SARA tidak lagi menjadi masalah utama seperti dulu, tetapi kita harus tetap waspada. Tantangan kita sekarang adalah bagaimana mengatasi praktik-praktik politik yang tidak sehat, seperti politik identitas dan politik dinasti, yang bisa merusak tatanan sosial kita," kata Benny.

"Semoga kehadiran Paus Fransiskus di Indonesia berjalan lancar, sukses, dan memberikan dampak positif bagi hubungan antarumat beragama di dunia," tutur Benny.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.