Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bupati Karawang Minta Tambahan Pupuk Subsidi untuk Petambak

📅 Selasa, 03 Sep 2024, 00:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bupati Karawang Minta Tambahan Pupuk Subsidi untuk Petambak Doc: ANTARA/Dedhez Anggara
Ket. Ilustrasi - Pembudi daya tambak.

Karawang - Bupati Karawang, Jawa Barat, Aep Syaepuloh meminta pemerintah pusat menambah pupuk bersubsidi untuk para pembudi daya tambak di wilayahnya.

"Kami sudah mengirimkan surat usulan ke Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian untuk kepentingan itu, demi kesejahteraan pembudi daya tambak di Karawang," katanya di Karawang, Jabar, Senin.

Dalam surat bernomor 500.5.3.14/2507/Ek, Bupati meminta Kemenko Bidang Perekonomian memberikan kembali pupuk bersubsidi bagi pembudi daya tambak.

"Saya sangat prihatin dengan petani tambak tradisional yang saat ini kesulitan juga mendapatkan pupuk bersubsidi. Padahal, untuk meningkatkan produksinya petani tambak juga membutuhkan pupuk bersubsidi. Makanya, kami juga mengusulkan untuk kembali mereka mendapatkan," katanya.

Menurut dia, Karawang sebenarnya memiliki potensi tambak tradisional yang cukup luas hingga mencapai 18.608 hektare dan luas pemanfaatan mencapai 13.411 hektare.

Sedangkan, kebutuhan pupuk bagi usaha tambak budi daya tambak tradisional di Karawang mencapai 5.364 ton urea dan 2.682 ton TSP atau triple super phosphate.

"Selain pertanian, budi daya tambak menjadi potensi untuk kesejahteraan masyarakat Karawang. Kami mendorong kebutuhan itu untuk pertumbuhan ekonomi dan produktivitas perikanan budi daya tambak di Karawang," kata Aep.

Aep berharap upaya usulan Pemerintah Kabupaten Karawang untukpembudi daya tambak tradisional itu dipenuhi oleh Kementerian Bidang Perekonomian, sehingga bisa meningkatkan perekonomian para petambak.

"Pertanian dan tambak menjadi bagian prioritas pemerintah. Tentunya, pemerintah akan terus mendorong pembangunan yang mengarah kesejahteraan untuk petani dan pembudi daya," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.