Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kebakaran Limbah Kayu Pabrik Ditangani Damkar Temanggung

📅 Senin, 02 Sep 2024, 17:01 WIB | Oleh:
Kebakaran Limbah Kayu Pabrik Ditangani Damkar Temanggung Doc: ANTARA/Heru Suyitno.
Ket. Tim pemadam kebakatan Kabupaten Temanggung saat berupaya memadamkan kebakaran limbah kayu pabrik seluas setengah hektare di Dusun Lotermas Desa Tepusen Kecamatan Kaloran Kabupaten Temanggung Jawa Tengah.

TEMANGGUNG- Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Temanggung Jawa Tengah menangani kebakaran limbah kayu pabrik seluas setengah hektare di Dusun LotermasDesa TepusenKaloranKabupaten Temanggung, kata Kepala Seksi Pemadaman Penyelamatan dan Evakuasi KebakaranDamkar Temanggung Edy Irawanto.

"Kami telah berupaya semaksimal mungkin dengan mengerahkan seluruh sumber daya yang ada. Namun, api masih berada di dalam tumpukan limbah dan membutuhkan alat berat untuk membongkar tumpukan tersebut," katanya di Temanggung, Senin.

Limbah kayu pabrik tersebut terbakar sejak Jumat (30/8) hingga Senin (2/9) belum padam.

Lokasi kebakaran berada di tengah-tengah permukiman warga, dan di sebelah kandang ayam sehingga sangat membahayakan.

Api yang berkobar membuat kepulan asap melambung tinggi hingga kini belum sepenuhnya padam, memaksa tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Temanggung, Damkar, SAR, dan warga setempat berjibaku untuk membantu memadamkannya.

Meskipun pihak pabrik kayu ABP Maron telah menghentikan pembuangan limbah di lokasi tersebut sejak Desember 2023, namun tumpukan limbah yang telah ada sebelumnya terbakar dan menghasilkan asap pekat yang membungkus Dusun Lotermas dengan radius sekitar 200 meter.

Ia menyampaikan, upaya pemadaman yang telah dilakukan dengan mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran dan membuat sekat api menghadapi sejumlah kendala. Salah satunya adalah sulitnya menjangkau dasar tumpukan limbah yang tinggi. Selain itu, keterbatasan sumber air di sekitar lokasi kejadian juga menjadi tantangan tersendiri.

"Kami telah berupaya semaksimal mungkin dengan mengerahkan seluruh sumber daya yang ada. Namun, api masih berada di dalam tumpukan limbah dan membutuhkan alat berat untuk membongkar tumpukan tersebut," katanya.

Guna mengatasi kendala tersebut, tim gabungan telah berupaya mencari sumber air alternatif di daerah Kembangsari Kandangan dan Tlogopucang. Selain itu, penggunaan alat berat juga menjadi solusi untuk mempercepat proses pemadaman dan mencegah api meluas.

Kebakaran limbah kayu ini tidak hanya menimbulkan kerugian materiil, tetapi juga mengancam kesehatan masyarakat sekitar. Asap tebal yang dihasilkan dapat menyebabkan gangguan pernapasan. Ant

Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Tim pemadam Kabupaten Temanggung bersama instansi terkait terus berupaya memadamkan api dan melakukan investigasi lebih lanjut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.