Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Warga Distrik Homeyo Binaan Satgas Habema Tolak dan Usir OPM

📅 Sabtu, 31 Agu 2024, 09:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Warga Distrik Homeyo Binaan Satgas Habema Tolak dan Usir OPM Doc: Koran Jakarta/Media Habema
Ket. Tokoh masyarakat dan tokoh pemuda Distrik Homeyo melaporkan keberhasilan melawan OPM kepada para prajurit HABEMA yang bertugas mengamankan wilayah Homeyo.

INTAN JAYA - Organisasi Papua Merdeka atau OPM masih belum jera melancarkan aksinya untuk mengganggu keamanan wilayah Papua. Kali ini giliran wilayah Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, Provinsi Papua Tengah yang kembali diganggu oleh OPM Kelompok Keni Tipagau. belum hilang dalam ingatan Homeyo diganggu OPM pada akhir April hingga awal bulan Mei 2024.

Ketika itu, pada tanggal 30 April sekitar pukul 07.40 WIT, serangan OPM telah mengakibatkan hilangnya nyawa seorang remaja warga pendatang bernama Alexsander Parapak. Keesokan harinya, Rabu (1/5), pukul 08.00 WIT, OPM membakar bangunan SD Inpres Pogapa yang berjarak sekitar 50 meter dari kantor Polsek Homeyo, serta mengarahkan beberapa kali tembakan ke kantor Polsek Homeyo. Namun berkat kesigapan dan profesionalisme, aparat keamanan gabungan telah berhasil mengamankan wilayah Homeyo.

Namun demikian, pada hari Selasa (20/8), sepucuk surat dari OPM diterima oleh aparat keamanan yang bertugas di Homeyo. Dalam surat yang ditandatangani oleh Keni Tipagau, disebutkan bahwa OPM akan menembak setiap pesawat yang akan mendarat di Bandara Pogapa bila keinginannya tidak dipenuhi untuk mendapatkan bagian dalam proyek-proyek pembangunan di Distrik Homeyo.

Menanggapi surat tersebut, Panglima Koops Habema Brigjen TNI Lucky Avianto telah memerintahkan Satuan Tugas TNI yang berada di Distrik Homeyo untuk meningkatkan pengamanan wilayah, khususnya setiap penerbangan yang mendarat maupun lepas landas dari Bandara Pogapa. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan stabilitas keamanan yang mendukung kelancaran roda perekonomian dan kehidupan masyarakat Homeyo.

Rupanya, OPM tidak puas dengan respons aparat keamanan, sehingga pada hari Jumat (30/8), sekitar pukul 10.20 WIT, mereka melancarkan gangguan tembakan senjata di Ujung Bandara Pogapa. Merespons hal itu, para Prajurit HABEMA yang bertugas di Homeyo langsung meningkatkan pengamanan dengan membalas tembakan OPM serta melakukan pengejaran.

Sekitar 20 menit kemudian, melalui pantuan aparat keamanan, terjadi perlawanan masyarakat Homeyo kepada Kelompok OPM yang berada di Kampung Janogo, Distrik Homeyo. Dalam pantauan, terlihat masyarakat Homeyo melakukan perlawanan fisik dan berusaha mengusir para personel OPM keluar dari wilayah Distrik Homeyo.

Alhasil, perlawanan masyarakat Homeyo berhasil menolak serta mengusir OPM Kelompok Keni Tipagau keluar dari wilayah Distrik Homeyo. Keberhasilan ini dilaporkan oleh para tokoh masyarakat dan tokoh pemuda Distrik Homeyo kepada para prajurit HABEMA yang bertugas mengamankan wilayah Homeyo. Dalam laporan tersebut, masyarakat menyatakan sikapnya untuk selalu siap angkat panah atau siap perang melawan kelompok OPM yang akan mencoba memasuki wilayah Homeyo.

"Inisiatif para prajurit HABEMA di Distrik Homeyo yang aktif melakukan pengamanan wilayah serta melakukan komunikasi sosial secara inklusif dengan segenap warga masyarakat, telah menghasilkan sikap heroik dan semangat nasionalisme tinggi pada diri masyarakat Homeyo, yang akan berdampak positif mendukung percepatan pembangunan di wilayah Papua," ungkap Panglima HABEMA, Brigjen TNI Lucky Avianto, pasca menerima laporan pelaksanaan kegiatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
PBB Desak Perusahaan AI Tra...
Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Luar Negeri
Trump Teken Percepatan Tekn...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.