Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tim Pengendali Inflasi Daerah Gorontalo Utara Pantau Pergerakan Harga Beras

📅 Sabtu, 31 Agu 2024, 05:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tim Pengendali Inflasi Daerah Gorontalo Utara Pantau Pergerakan Harga Beras Doc: ANTARA/Susanti Sako
Ket. Sekda Gorontalo Utara Suleman Lakoro (tiga dari kiri) memimpin TPID kabupaten memantau stok dan pergerakan harga beras di pasar tradisional Moluo Kecamatan Kwandang.

Gorontalo - Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Gorontalo UtaraProvinsi Gorontalo memantau pergerakan harga beras yang sempat mengalami kenaikan pada awal pekan ini.

"Saya mengkoordinir langsung pemantauan stok dan harga beras di pasar-pasar tradisional mengingat beras medium sempat mengalami lonjakan harga dari Rp12 ribu per kilo gram menjadi Rp14 ribu per kilo gram," kata Sekretaris Daerah Gorontalo Utara Suleman Lakoro di Gorontalo, Jumat.

Menurutnya pergerakan harga bahan pokok wajib rutin dilakukan, apalagi jika ada harga bahan yang mengalami kenaikan termasuk beras.

"Kita memantau ketersediaan stok dan pergerakan harga. Ketika ada laporan masuk terkait kenaikan harga beras maupun bahan pokok lainnya, TPID langsung bergegas turun di pasar-pasar maupun gudang beras," katanya.

Suleman mengatakan TPID kabupaten tersebut secara rutin mengikuti rapat koordinasi pengendalian inflasi daerah yang dilaksanakan Kementerian Dalam Negeri.

"Kita melaporkan upaya pengendalian inflasi, melaporkan kondisi pasar, maupun meminta petunjuk agar ketersediaan bahan pokok dan pengendalian harga dapat intensif dilakukan," katanya.

Plt Kabag Perekonomian dan SDA Setda Gorontalo Utara Abdul Wahid Baruadi mengatakan harga beras medium yang permintaannya paling tinggi, sudah kembali stabil di daerah itu.

Interval panen yang diprediksi akan mencapai puncak pada pertengahan September mendatang, namun di beberapa kantong produksi beras di antaranya di Kecamatan Kwandang sementara panen raya.

Kondisi itu menopang pergerakan harga beras yang sempat naik namun kembali stabil.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.