Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Otorita IKN Siapkan 60 ASN Berpangalaman

📅 Kamis, 29 Agu 2024, 03:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Otorita IKN Siapkan 60 ASN Berpangalaman Doc: antara

KALIMANTAN TIMUR - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menyiapkan 60 Aparatur Sipil Negara (ASN) membagikan pengalaman kerja dan pengalaman hidup selama di Nusantara, agar ASN lain yang akan tinggal di IKN tidak memiliki keraguan.

"Program Work From IKN (WFI) telah beberapa kali dilaksanakan sejak 2023, untuk memberi kesempatan bagi ASN merasakan pengalaman bekerja dan melihat langsung suasana pembangunan di Nusantara," kata Sekretaris Otorita IKN Achmad Jaka Santos Adiwijaya di Nusantara, Rabu (28/8).

Sedangkan untuk kegiatan WFI kali ini masuk dalam Batch IV dan Batch V, berlangsung di wilayah IKN selama lima pada 26-30 Agustus 2024, untuk memperkenalkan lingkungan kerja dan kehidupan sehari-hari di Nusantara kepada ASN yang pindah ke Nusantara.

WFI ini menerapkan proses pembelajaran bagi para fasilitator, yakni fasilitator yang merupakan ASN ini menggabungkan pengetahuan, keterampilan, dan nilai melalui berbagai pengalaman langsung di Nusantara, untuk kemudian dibagikan kepada ASN yang segera pindah ke Nusantara.

Untuk itu, diharapkan para fasilitator ini dapat merasakan suasana bekerja di Nusantara sebagai sebuah proses belajar dari pengalaman dan memberikan pemahaman yang mendalam tentang Nusantara kepada rekan-rekan ASN lain.

Sementara Kepala Biro Perencanaan, Organisasi, dan Kerja Sama Otorita IKN, IGA Krisna Murti RS, yang sekaligus Ketua Panitia, menjelaskan bahwa khusus untuk WFI Batch IV dan IV ini, pesertanya berasal dari para fasilitator yang ditugaskan untuk memberikan pembekalan kepada ASN yang pindah ke Nusantara.

"Pelaksanaan WFI kali ini melibatkan total 60 fasilitator yang terbagi menjadi dua batch, yaitu Batch IV dan V yang masing-masing terdiri atas 30 fasilitator," katanya.

Fasilitator tersebut berasal dari 16 kementerian/lembaga, yaitu Mahkamah Agung RI, Komisi Yudisial, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Kementerian Dalam Negeri.

Kementerian Perdagangan, Kementerian Kesehatan, Kementerian Keuangan, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Kementerian Sekretariat Negara, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

Kemudian Kementerian Komunikasi dan Informatika, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, Badan Intelijen Negara, serta Lembaga Administrasi Negara. Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank
    Preview komentar:
    Ini sudah masuk kategori -menghalang-halangi penyampaian pendapat- atau ...
  • Kemenperin Ajak IKM Jadi Pemasok Industri Kendaraan Listrik Nasional
    Preview komentar:
    Langkah Kemenperin yang menjembatani kebutuhan OEM dengan kapasitas ...
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Daerah
BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susu...
Nasional
DPR Dorong Pemerintah Buka ...
Megapolitan
Parkir Rp60.000 per Jam Bik...
Megapolitan
Nasib 193 Pedagang Ikan Kra...
Megapolitan
Pedagang Ikan Pasar Kramat ...
Daerah
Kabut asap batasi jarak pan...
Ekonomi
Di BNI WondrX 2026, BNI Sek...
Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.