Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Karantina Lampung Fasilitasi Ekspor 21 Ton Ikan Kerapu ke Hong Kong

📅 Kamis, 29 Agu 2024, 08:19 WIB | Oleh: Tim Penulis
Karantina Lampung Fasilitasi Ekspor 21 Ton Ikan Kerapu ke Hong Kong Doc: ANTARA/HO-Karantina
Ket. Lokasi budi daya ikan kerapu Lampung yang diekspor ke Hong Kong. di Bandarlampung, Kamis, (29/8/2024).

BANDARLAMPUNG - Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan (BKHIT) Lampung memfasilitasi ekspor 21 ton ikan kerapu hidup tujuan Hong Kong dengan nilai sebesar Rp3 miliar.

"Jenis ikan kerapu asal Lampung yang menembus pasar internasional tersebut berupa kerapu cantik (macan batik), cantang, sunuk dan macan, dengan berat 1 kg per ekornya," kata Kepala Karantina Lampung, Donni Muksydayan, di Bandarlampung, Kamis (29/8).

Ia menjelaskan bahwa sebelum diekspor ikan kerapu tersebut dilakukan serangkaian tindakan karantina untuk menjamin kesehatan dan kualitas produk sesuai dengan persyaratan negara tujuan.

"Tindakan karantina yang dilakukan Karantina Lampung berupa pemeriksaan kesehatan fisik dan pengujian laboratorium. Setelah dinyatakan sehat kemudian diterbitkan health certificate (HC) yang menjadi salah satu persyaratan ekspor," kata dia.

Ia mengatakan bahwa hal ini sejalan dengan arahan Kepala Badan Karantina Indonesia, Sahat M. Panggabean untuk melakukan penguatan kesisteman perkarantinaan.

"Ikan kerapu menjadi salah satu primadona di pasar dagang dunia, karena peminatnya yang cukup banyak sehingga memiliki potensi ekspor yang cukup besar," katanya.

Terlebih, lanjut dia, harga jual ikan ini menjadi salah satu yang tertinggi dibanding jenis ikan laut lainnya karena budidayanya yang masih jarang serta membutuhkan waktu yang cukup lama saat pemeliharaan.

"Hasil perikanan Lampung punya potensi besar untuk bersaing di pasar global. Kami akan terus konsisten mendukung geliat ekspor pada sektor hewan, ikan dan tumbuhan dengan membuka ruang sebesar-besarnya bagi para pelaku usaha untuk diskusi dan konsultasi terkait persyaratan maupun kendala dalam mengirim produknya," kata Donni.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Olahraga
Marquez Rebut Sprint MotoGP...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.