Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Studi: Penggabungan Langkah-langkah Iklim Jadi Kunci untuk Pangkas Emisi

📅 Senin, 26 Agu 2024, 00:01 WIB | Oleh:
Studi: Penggabungan Langkah-langkah Iklim Jadi Kunci untuk Pangkas Emisi Doc: istimewa
Ket. Menurut perkiraan PBB, manusia mengeluarkan 57,4 miliar ton karbon dioksida pada tahun 2022.

PARIS - Sebuah studi mengenai efektivitas langkah-langkah iklim baru-baru ini, seperti pajak atau subsidi dalam mengurangi gas rumah kaca menemukan upaya yang terpisah akan gagal membuat perubahan besar.

Diterbitkan dalam jurnal Science pada 22 Agustus, studi tersebut meneliti kebijakan publik selama 25 tahun di 41 negara di enam benua. Di Asia, negara-negara tersebut meliputi India, Tiongkok, Jepang, dan Indonesia.

"Dari 1.500 kebijakan yang dianalisis di berbagai sektor termasuk energi, transportasi, dan konstruksi, hanya 63 kasus kebijakan iklim yang berhasil, yang masing-masing menghasilkan pengurangan emisi rata-rata sebesar 19 persen, yang teridentifikasi," bunyi kesimpulan studi itu, seeprti dikutip dari The Straits Times.

"Para peneliti menunjukkan bahwa larangan pembangkit listrik berbahan bakar batu bara atau mobil bermesin pembakaran tidak menghasilkan pengurangan emisi yang signifikan jika diterapkan secara terpisah," kata Institut Penelitian Dampak Iklim Potsdam atauPotsdam Institute for Climate Impact Research (PIK) yang memimpin studi tersebut bersama Institut Penelitian Mercator tentang Commons Global dan Perubahan Iklim atauMercator Research Institute on Global Commons and Climate Change (MCC).

"Kasus-kasus yang berhasil hanya muncul bersamaan dengan insentif pajak atau harga dalam bauran kebijakan yang dirancang dengan baik, seperti yang ditunjukkan di Inggris untuk pembangkit listrik tenaga batu bara atau di Norwegia untuk mobil," kata para peneliti.

Pendekatan Inovatif

Studi ini menggunakan basis data baru dari Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan atauOrganisation for Economic Cooperation and Development (OECD) dan pendekatan inovatif yang menggabungkan metode pembelajaran mesin dengan analisis statistik yang mapan.

"Laporan tersebut mengidentifikasi 63 intervensi kebijakan yang berhasil dengan total pengurangan emisi antara 0,6 miliar hingga 1,8 miliar ton CO2 (karbon dioksida)," katanya.

Di antara keberhasilan yang diidentifikasi adalah penerapan harga karbon minimum Inggris pada tahun 2013, subsidi untuk energi terbarukan, dan rencana penghapusan bertahap batu bara.

Para peneliti berharap pekerjaan mereka akan memengaruhi peta jalan iklim yang diperbarui negara-negara dan harus diserahkan kepada PBB paling lambat Februari 2025.

Peta jalan ini untuk menjaga tujuan utama Perjanjian Paris untuk membatasi pemanasan hingga 1,5 derajat Celcius dari tingkat pra-industri.

Situs web interaktif, Climate Policy Explorer, memberikan gambaran umum tentang hasil, analisis, dan metode, dan dapat diakses oleh publik.

"Temuan kami menunjukkan lebih banyak kebijakan tidak selalu menghasilkan hasil yang lebih baik. Sebaliknya, kombinasi langkah yang tepat sangat penting," jelas penulis utama studi tersebut, Nicolas Koch dari PIK dan MCC.

"Misalnya, subsidi atau regulasi saja tidak cukup, hanya bila dikombinasikan dengan instrumen berbasis harga, seperti pajak karbon dan energi maka pengurangan emisi yang substansial dapat tercapai."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Naomi Siap Hadapi Elise Mer...
Olahraga
Crysencio Summerville
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.