Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Donald Trump Promosikan Platform Mata Uang Kripto

📅 Sabtu, 24 Agu 2024, 00:03 WIB | Oleh:
Donald Trump Promosikan Platform Mata Uang Kripto Doc: istimewa
Ket. Donald Trump melakukan pose selama kampanye di Asheboro, North Carolina.

WASHINGTON - Mantan presiden Amerika Serikat dan calon presiden dari Partai Republik, Donald Trump, pada hari Kamis (22/8), mengumumkan peluncuran platform mata uang kripto baru, menyajikannya sebagai alternatif bank dan lembaga keuangan.

"Sudah terlalu lama rata-rata warga Amerika diperas oleh bank-bank besar dan elit keuangan. Sudah saatnya kita mengambil sikap bersama," tulisnya di jaringan Truth Social.

Dikutip dari The Straits Times, Trump tidak memberikan rincian mengenai isi pasti dari proyek yang disebut "The DeFiant Ones" ini.

Unggahannya menampilkan gambar mantan presiden yang kini menjadi ikon, mengepalkan tangan, beberapa saat setelah upaya pembunuhan pada bulan Juli di sebuah rapat umum di Pennsylvania.

Dua putranya, Eric dan Donald Jr, yang memimpin kerajaan konglomersi keluarga Trump Organization, telah menggambarkan proyek tersebut dalam beberapa minggu terakhir sebagai "real estat digital".

Ini dapat merujuk pada perdagangan aset di dunia virtual metaverse atau metode untuk membuat aset dunia nyata tersedia untuk dibeli dan dijual dalam token seperti bitcoin.

Selama masa jabatannya sebagai presiden, Trump menyebut mata uang kripto sebagai penipuan, tetapi kemudian mengubah pendiriannya secara radikal, menampilkan dirinya sebagai "presiden pro-bitcoin" jika terpilih pada bulan November.

Dengan berbuat demikian, ia menentang pemerintahan Biden, yang dipandang sebagai pendukung regulasi sektor tersebut.

Saingan Trump di Gedung Putih, Kamala Harris, yang juga wakil presiden dari Presiden Joe Biden, belum mengambil sikap yang jelas sejak meluncurkan kampanyenya pada bulan Juli.

Dokumen yang diterbitkan pada pertengahan Agustus menunjukkan Trump memegang ether, mata uang kripto terbesar kedua di dunia, senilai antara satu hingga lima juta dollar AS.

Platform yang dijanjikan Trump akan didasarkan pada apa yang disebut keuangan terdesentralisasi, sebuah mekanisme yang memungkinkan seseorang tidak lagi melalui perantara seperti bank untuk melakukan transaksi dengan pihak ketiga.

Keuangan terdesentralisasi, atau DeFi, didasarkan pada apa yang disebut teknologi blockchain, yang menyimpan catatan transaksi yang secara teoritis terbuka tetapi anti-rusak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.