Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bulog: Penyerapan Beras Petani Capai 800 Ribu Ton

📅 Jumat, 23 Agu 2024, 00:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bulog: Penyerapan Beras Petani Capai 800 Ribu Ton Doc: ANTARA/Raisan Al Farisi
Ket. Buruh pikul mengemas beras bantuan pangan tahap kedua di Gudang Bulog Utama, Cimahi, Jawa Barat, Selasa (7/5/2024).

Jakarta - Direktur Utama Perum Bulog Bayu Krisnamurthi mengatakan pihaknya telah melakukan penyerapan beras petani sebesar 800 ribu ton setara beras hingga 20 Agustus 2024.

"Total penyerapan beras petani hingga 20 Agustus 2024 sudah mencapai 800 ribu ton," kata Bayu saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Kamis.

Bayu menyampaikan bahwa pihaknya optimistis bisa menyerap lebih dari 900 ribu ton setara beras dari petani di dalam negeri pada tahun ini.

Ia juga menyebutkan bahwa saat ini cadangan beras pemerintah (CBP) yang dikelola Perum Bulog sebanyak 1,35 juta ton. Bahkan, akan bertambah 400 ribu ton dari impor yang saat ini dalam perjalanan.

"Stok beras di gudang Bulog hingga 20 Agustus 2024 ada 1,35 juta ton plus 400 ribu ton sedang dalam perjalanan atau sedang pemuatan ke kapal di negara asal," ucapnya.

Dalam penyerapan beras petani dalam negeri, lanjut Bayu, Perum Bulog memiliki beberapa mekanisme di antaranya membeli gabah dan menunggu di gudang.

Selain itu, Perum Bulog juga membeli gabah dengan cara menjemput ke petani. Kemudian, mekanisme ketiga adalah membeli beras asalan dari penggilingan-penggilingan padi kecil yang dibeli dan diolah, sehingga menghasilkan beras sesuai keinginan pasar.

Sebelumnya, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi meminta Perum Bulog memaksimalkan penyerapan produksi dalam negeri sebanyak-banyaknya pada periode panen raya, guna memperkuat stok cadangan pangan pemerintah.

"Saya ingin menekankan bahwa sebagai lembaga yang ditugaskan pemerintah untuk mengelola dan menyalurkan stok beras dalam rangka stabilisasi pangan, Bulog harus bergerak cepat melakukan serapan dengan memanfaatkan momentum panen raya kali ini," ujar Arief.

Iameminta Bulog membangun sinergi dengan penggilingan agar dapat menyuplai pasokan gabah kering giling (GKG) ke Bulog.

Menurut Arief, dengan adanya infrastruktur pengolahan beras yang dimiliki Bulog berupa SPP diharapkan dapat meningkatkan kemampuan daya serap secara maksimal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Hindari Kawasan GBK, Ada Konser Exo, Lalu Lintas Dialihkan

14 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Hindari Kawasan GBK, Ada Ko...

Waduh, Ayam Jantan Malu Berkokok, Keok dari Pantai Gading

18 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Waduh, Ayam Jantan Malu Ber...
Olahraga
Seixas Siap Ganggu Dominasi...
PROFIL BINTANG

Alphonso Davies

24 menit yang lalu | Opik

Olahraga
Alphonso Davies

Ferrari Siap Akhiri Laju Kemenangan Antonelli di GP Monako

32 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Ferrari Siap Akhiri Laju Ke...
Daerah
Semarak Piala Dunia dengan ...
Daerah
Bursa Kerja di Ciamis Buka ...
Ekonomi
Percepatan Program Irigasi ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

05 Jun 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.