Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Udara Jakarta Terburuk Ketiga di Dunia, Warga Diimbau Tetap Pakai Masker

📅 Kamis, 22 Agu 2024, 07:54 WIB | Oleh: Tim Penulis
Udara Jakarta Terburuk Ketiga di Dunia, Warga Diimbau Tetap Pakai Masker Doc: ANTARA/Hafidz Mubarak A
Ket. Warga menggunakan masker saat berjalan di Jakarta, Jumat (8/11/2023).

JAKARTA - Kualitas udara di Jakarta pada Kamis (22/8) pagi ini menduduki nomor tiga sebagai kota dengan udara terburuk di dunia sehingga disarankan antara lain tetap memakai masker saat berada di luar rumah.


Berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir pada pukul 06.00 WIB, indeks kualitas udara (AQI) di Jakarta berada di angka 143 atau masuk dalam kategori tidak sehat.


Angka itu memiliki penjelasan kategori tingkat kualitas udaranya tidak sehat bagi kelompok sensitif karena dapat merugikan manusia ataupun kelompok hewan yang sensitif atau bisa menimbulkan kerusakan pada tumbuhan ataupun nilai estetika.


Sedangkan kualitas udara kategori sedang yakni kualitas udaranya yang tidak berpengaruh pada kesehatan manusia ataupun hewan tetapi berpengaruh pada tumbuhan yang sensitif dan nilai estetika dengan rentang PM2,5 sebesar 51-100.

Kemudian, kategori baik yakni tingkat kualitas udara yang tidak memberikan efek bagi kesehatan manusia atau hewan dan tidak berpengaruh pada tumbuhan, bangunan ataupun nilai estetika dengan rentang PM2,5 sebesar 0-50.

Lalu, kategori sangat tidak sehat dengan rentang PM2,5 sebesar 200-299 atau kualitas udaranya dapat merugikan kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpapar.

Terakhir, berbahaya (300-500) atau secara umum kualitas udaranya dapat merugikan kesehatan yang serius pada populasi.

Kemudian, kota dengan kualitas udara terburuk pertama yakni Kinshasa, Kongo di angka 165 dan urutan kedua Kuwait City, Kuwait di angka 153.


Urutan keempat Chengdu, Cina di angka 127, urutan kelima Cairo City, Mesir di angka 122 dan urutan keenam Kampala, Uganda di angka 116.

Urutan ketujuh Dhaka, Bangladesh di angka 113, urutan kedelapan Lahore, Pakistan di angka 111, urutan kesembilan Sao Paulo, Brazil di angka 102, dan urutan kesepuluh Riyadh, Arab Saudi di angka 97.

Oleh karena itu, situs itu menyarankan agar masyarakat untuk memakai masker saat keluar rumah, perlu mengurangi aktivitas di luar ruangan, menutup jendela demi menghindari udara luar yang kotor dan bila ada untuk menyalakan penyaring udara.

Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI menambah dua mobil kabut air (watermist) sebagai salah satu upaya untuk menekan polusi udara di Jakarta pada 2024.

Kemudian, DLH DKI Jakarta juga mendapatkan sokongan dana dari Clean Air Fund melalui program "Breathe Jakarta" untuk meningkatkan kualitas udara.


Tak hanya itu, pemerintah menyebut sedikitnya 13 pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batu bara telah masuk dalam daftar untuk pensiun dini atau diakhiri masa pengoperasian lebih cepat karena tingginya emisi yang dihasilkan.

Dari 13 PLTU itu, antara lain PLTU Suralaya. Ketiga belas unit ini menghasilkan total emisi sekitar 48 juta atau lebih.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.