Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Thailand Melaporkan Kasus Dugaan Strain Mpox Baru

📅 Kamis, 22 Agu 2024, 00:22 WIB | Oleh:
Thailand Melaporkan Kasus Dugaan Strain Mpox Baru Doc: istimewa
Ket. Uji laboratorium tengah dilakukan untuk memastikan strain tersebut, namun para pejabat meyakini strain tersebut berasal dari klade I.

BANGKOK - Thailand pada Rabu (21/8) melaporkan dugaan kasus pertama dari jenis mpox baru yang lebih berbahaya sehingga Organisasi Kesehatan Dunia atauWorld Health Organisation (WHO) telah menyatakan sebagai darurat kesehatan global.

"Pasien tersebut adalah warga Eropa yang melakukan perjalanan ke Thailand dari negara Afrika," kata Thongchai Keeratihattayakorn, kepala Departemen Pengendalian Penyakit kerajaan Thailand.

Dikutip dariThe Straits Times, pengujian laboratorium sedang dilakukan untuk memastikan jenis tersebut, tetapi para pejabat meyakini jenis tersebut berasal dari klade I. Orang yang terinfeksi telah dikarantina di rumah sakit.

"Kami telah melakukan uji coba dan mereka benar-benar memiliki mpox dan itu jelas bukan klade II," kata Thongchai.

"Kami yakin orang tersebut memiliki varian klade I, tetapi kami harus menunggu dua hari lagi untuk melihat hasil akhir di laboratorium."

Kasus dan kematian akibat Mpox melonjak di Afrika, tempat wabah telah dilaporkan di Republik Demokratik Kongo, Burundi, Kenya, Rwanda, dan Uganda sejak Juli.

Penyakit ini, disebabkan oleh virus yang ditularkan oleh hewan yang terinfeksi tetapi ditularkan dari manusia ke manusia melalui kontak fisik yang dekat, menyebabkan demam, nyeri otot, dan lesi kulit besar seperti bisul.

Meskipun mpox telah dikenal selama beberapa dekade, strain baru yang lebih mematikan dan lebih mudah menular, dikenal sebagai klade Ib, telah menyebabkan lonjakan kasus baru-baru ini.

Menurut WHO, Clade Ib menyebabkan kematian pada sekitar 3,6 persen kasus, dengan anak-anak lebih berisiko.

Sebelumnya disebut cacar monyet, virus ini ditemukan pada tahun 1958 di Denmark pada monyet yang dipelihara untuk penelitian.

Kongo telah melaporkan lebih dari 16.000 kasus dan 500 kematian pada tahun 2024.

Pada tanggal 15 Agustus, Swedia melaporkan kasus klade I pertama yang terkonfirmasi di luar Afrika.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

39 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.