Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perangkap Harimau Dipasang BKSDA Bengkulu di Dua Lokasi

📅 Rabu, 21 Agu 2024, 17:18 WIB | Oleh:
Perangkap Harimau Dipasang BKSDA Bengkulu di Dua Lokasi Doc: ANTARA/Anggi Mayasari
Ket. Personel BKSDA Bengkulu dibantu dengan anggota TNI dan kepolisian saat memasang perangkap di dua lokasi yang berada di Kabupaten Bengkulu Utara (21/8).

KOTA BENGKULU - Balai Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu memasang dua perangkap Harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatrae) di dua desa pada kawasan PT Julang Plantation dan Desa Gembung Jaya, Kabupaten Bengkulu Utara.

"Kami memasang dua perangkap di dua lokasi yang berbeda di Kecamatan Napal Putih, Kabupaten Bengkulu Utara, dengan umpan berupa kambing remaja," kata Kepala Seksi Konservasi Wilayah I BKSDA Bengkulu Said Jauhari saat dihubungi via telepon, Rabu.

Ia menyebutkan pemasangan dua perangkap tersebut dilakukan karena diperkirakan terdapat dua harimau di kawasan tersebut.

Selain melakukan pemasangan perangkap, pihaknya bekerja sama dengan anggota TNI dan kepolisian juga memasang kamera jebak pada masing-masing perangkap tersebut guna memastikan pergerakan harimau di dua lokasi itu\

Dengan adanya pemasangan perangkap tersebut, ia berharap Harimau Sumatera tersebut dapat masuk perangkap dievakuasi atau menjauh dari pemukiman masyarakat, sehingga masyarakat dapat beraktivitas kembali seperti semula, tanpa harus takut saat menjalani aktivitas karena keberadaan harimau tersebut.

Selain itu, lanjut Said, personel BKSDA Bengkulu berupaya untuk menghalau harimau tersebut kembali ke habitat aslinya yang berada di kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) Air Ketahun, Kabupaten Bengkulu Utara.

Sementara itu BKSDA Bengkulu juga memastikan Harimau Sumatera tetap berada di habitat aslinya, tepatnya di kawasan HPT Air Ketahun dan hutan produksi yang dapat dikonversi (HPK) Air Urai Serangai.

Untuk itupihaknya terus melakukan pemantauan terhadap pergerakan harimau guna memastikan hewan tersebut tetap berada di habitatnya dan tidak menimbulkan ancaman bagi masyarakat sekitar.

Selanjutnya, Said juga meminta agar masyarakat tidak mengambil tindakan sendiri jika bertemu atau melihat harimau, sehingga dapat membahayakan diri mereka dan satwa liar.

Said juga meminta warga yang tinggal di dalam HPT Air Ketahun dan HPK Air Urai Serangai dapat berbagi ruang dengan satwa liar yang berada di dalam kawasan hutan tersebut. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pameran Batik Jadi Pilihan ...
Luar Negeri
Ilmuwan Ungkap Gletser Swis...
Advertisement
Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.