Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Retno Sebut Peran Diaspora Penting Sebagai Agen Perubahan Nasional

📅 Selasa, 20 Agu 2024, 19:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Retno Sebut Peran Diaspora Penting Sebagai Agen Perubahan Nasional Doc: kemlu.go.id
Ket. Menlu RI, Retno LP Marsudi

JAKARTA - Menteri Luar Negeri RI, Retno LP Marsudi, menyatakan bahwa salah satu peran penting diaspora Indonesia adalah menjadi agen perubahan dan penyokong upaya bersama mencapai Visi Indonesia Emas 2045.

"Para diaspora bukan hanya individu yang tinggal di luar negeri, tapi mereka yang jumlahnya delapan juta tersebut adalah bagian penting modal insani bangsa," ucap Menlu Retno melalui siaran video dalam agenda Global Human Capital Summit 2024 oleh Global Indonesia Professionals' Association (GIPA) di Jakarta, Selasa (20/8).

Mengingat pentingnya peran diaspora dalam pembangunan nasional, Retno menyatakan bahwa Kemlu RI dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) sudah mengidentifikasi ribuan diaspora Indonesia sebagai bagian dari 690 ribu lebih talenta potensial nasional.

Talenta potensial nasional yang mencakup diaspora tersebut berasal dari tiga rumpun utama yaitu riset dan inovasi, seni dan budaya, serta olahraga, ucap Menlu RI. Talenta tersebut akan disinergikan dalam pengembangan bakat nasional dan mereka diharapkan dapat memajukan bidangnya masing-masing di Indonesia sesuai keahlian.

Selain agen perubahan, Retno menyatakan bahwa diaspora Indonesia berperan sebagai nakhoda menuju masa depan, khususnya di tengah pesatnya perkembangan teknologi baru, seperti energi terbarukan dan kecerdasan buatan.

"Para diaspora adalah nakhoda kita dalam mengenali potensi, menyelesaikan masalah, dan menciptakan solusi atas dinamika yang kita hadapi," ucap Menlu RI.

Retno juga menyatakan bahwa sebagaimana pandangan Presiden Joko Widodo, diaspora Indonesia adalah pembina jembatan yang menghubungkan bakat-bakat Indonesia dengan komunitas global. "Setiap diaspora Indonesia merupakan duta bagi suara dan aspirasi kita untuk mewujudkan Indonesia yang damai, makmur, demokratik, dan berkembang secara inklusif," kata Retno.

Dengan demikian, adalah sebuah keniscayaan bagi Indonesia dan diasporanya untuk membentuk hubungan kerja sama yang produktif dan saling menguntungkan demi kemajuan Indonesia bagi generasi yang akan datang. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.