Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KPK: HUT Kemerdekaan Momentum Raih Indonesia Maju Bebas Korupsi

📅 Senin, 19 Agu 2024, 03:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
KPK: HUT Kemerdekaan Momentum Raih Indonesia Maju Bebas Korupsi Doc: ANTARA/HO-KPK
Ket. Peringati HUT Kemerdekaan RI l Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nawawi Pomolango pimpin upacara peringatan HUT Ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Sabtu (17/8).

KPK menegaskan HUT Ke-79 RI harus menjadi momentum untuk peradaban Indonesia maju yang bebas dari korupsi.

JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nawawi Pomolango menyatakan peringatan HUT Ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia harus menjadi momentum untuk menyongsong peradaban Indonesia maju yang bebas dari korupsi sebagai bentuk keberlanjutan perjuangan jasa pahlawan kemerdekaan Indonesia.

"Mari kita berkaca pada perjuangan para pahlawan kemerdekaan yang pantang menyerah dan putus asa. Perjuangan kita untuk memberantas korupsi, untuk mempertahankan integritas diri sendiri, integritas lembaga dan integritas negara ini harus tetap berkobar. Meniatkan perbaikan diri sendiri dan orang lain ini sebagai salah satu kesempatan baik untuk mengisi dan mempertahankan kemerdekaan bangsa ini, menyongsong masa depan dan harapan peradaban Indonesia maju bebas dari korupsi," kata Nawawi dalam upacara HUT Kemerdekaan di Gedung KPK Merah Putih, Sabtu (17/8).

Nawawi mengatakan tahun ini juga akan menjadi momentum transisi dan transformasi kepimpinan secara nasional, termasuk pergantian jajaran pimpinan di lingkungan KPK.

"Karena itu, mari kita isi ruang publik ini dengan kerja nyata, agar KPK memiliki kontribusi dan dicatat dalam sejarah negeri ini berhasil membawa negara beranjak menjadi negara yang hidup, kuat, dan bersatu dengan keberagaman," ujarnya.

Sebagai upaya implementasi KPK dalam memaknai perjuangan pahlawan bangsa, Nawawi kembali menjelaskan tiga sula pendekatan pemberantasan korupsi, yakni Sula Pendidikan; Sula Pencegahan; dan Sula Penindakan.

"Strategi ini harus kita perkuat untuk bisa digunakan mengisi kemerdekaan dengan gerak pembangunan yang berkelanjutan. Tanpa ada korupsi, semua gerak pembangunan akan semakin dinamis dan dapat dinikmati oleh semua masyarakat Indonesia," tambahnya.

Bangsa yang Kuat

Hal itu, kata Nawawi, selaras dengan ihwal salah satu cita-cita pendiri bangsa, Bung Hatta yang memiliki harapan besar agar Indonesia dapat menjadi bangsa yang kuat setelah mencapai kemerdekaan.

"Para pendiri bangsa sudah menyiapkan modal dari jalan integritas dan jalan kebahagiaan yang dirumuskan secara cerdas oleh para pejuang kemerdekaan bangsa kita yaitu Pancasila," ungkap Nawawi.

Rangkaian agenda peringatan HUT Ke-79 RI tahun ini digelar di dua lokasi secara serentak dan terhubung (hybrid), yaitu di Istana Negara Ibu Kota Nusantara (IKN) dan Istana Merdeka, Jakarta dengan mengusung tema "Nusantara Baru, Indonesia Maju".

Upacara di Gedung Merah Putih turut dihadiri pimpinan KPK lainnya Alexander Marwata, Nurul Ghufron, Johanis Tanak, serta jajaran pejabat struktural, dan insan KPK dengan mengenakan berbagai pakaian adat daerah.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2003-2007 Erry Riyana Hardjapamekas mengatakan terkait kritik terhadap operasi tangkap tangan (OTT), Erry menjelaskan bahwa OTT bukan sebuah agenda sehingga tidak direncanakan.

OTT, kata dia, berasal dari laporan masyarakat yang ditindaklanjuti. "Maka, salah jika dikatakan OTT tidak boleh dilaksanakan," ujar Erry dalam acara Malam Refleksi Peringatan Kemerdekaan RI yang diselenggarakan oleh Peradi Rumah Bersama Advokat (RBA) di Jakarta, Jumat malam sebagaimana dikutip dari keterangan tertulisnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Kebakaran Meluas, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

2 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Kebakaran Meluas, Wisata Gu...
Nasional
MTQ Nasional XXXI Dibuka, M...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.