Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kuota pendakian Gunung Binaiya penuh jelang hari kemerdekaan RI

📅 Rabu, 14 Agu 2024, 16:02 WIB | Oleh:
Kuota pendakian Gunung Binaiya penuh jelang hari kemerdekaan RI Doc: ANTARA/Winda Herman
Ket. Panorama di Jalur Pendakian Gunung Binaiya di Maluku Tengah.

Ambon -- Balai Taman Nasional (TN) Manusela menyatakan kuota pendakian Gunung Binaiya telah penuh menjelang hari kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 2024.

"Kuota pendakian Gunung Binaiya bahkansudah penuh hingga 19 Agustus 2024. Formulir pemesanan surat izin masuk kawasan konservasi (Simaksi) daring ditutup sementara," kata Kepala Balai TN Manusela Abdul Azis Bakrydi Ambon, Selasa.

Ia mengatakan saat ini ia bersama tim juga ikut serta dalam aktivitas pendakian Gunung Binaiya dengan sebanyak 51 orang dari ketentuan kuota 52 orang.

Penuhnya kuota ini didorong oleh tingginya minat masyarakat untuk merayakan hari kemerdekaan dengan kegiatan di alam.

Pengelola taman nasional juga mengingatkan kepada calon pendaki untuk mematuhi peraturan yang berlaku dan memastikan kelengkapan administrasi sebelum memulai pendakian.

Pihak pengelola juga menegaskan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan selama pendakian. Masyarakat diimbau untuk tidak membuang sampah sembarangan dan mematuhi petunjuk dari pemandu.

"Sebagai salah satu destinasi pendakian yang populer di Maluku, Gunung Binaiya menarik banyak pengunjung, terutama pada momen-momen spesial seperti HUT RI. Kami berharap agar semua pendaki dapat menikmati pengalaman ini dengan penuh tanggung jawab dan menjaga kelestarian alam," harapnya.

Dia juga berharap agar perayaan kemerdekaan di salah satu puncak tertinggi di Indonesia itu dapat mempererat rasa nasionalisme dan kesadaran akan pentingnya melindungi lingkungan.

"Semoga setiap langkah kita di gunung ini tidak hanya membawa kebanggaan dalam merayakan kemerdekaan, tetapi juga dalam menjaga warisan alam yang berharga untuk generasi mendatang," ucap Azis.

Bagi yang belum mendapatkan kesempatan untuk mendaki, disarankan untuk merencanakan pendakian pada waktu-waktu mendatang atau memilih destinasi lain yang juga menawarkan keindahan alam yang tak kalah menarik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...
  • Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia
    Preview komentar:
    Terima kasih atas liputan yang mendalam ini; sangat ...
  • Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo, dan BP Alami Penyesuaian
    Preview komentar:
    Bukannya Vivo & BP 92 udah 16.130 dari ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Megapolitan
Berlatih menari balet di Ga...
Daerah
Gunung Anak Krakatau Erupsi...
Daerah
Tradisi Grobyak Ikan Sumber...

Rupiah Masih Rentan - 24 Agustus 2026

5 jam yang lalu | Rizal Azhari

Ekonomi
Rupiah Masih Rentan - 24 Ag...
Ekonomi
IHSG Menghijau! Awal Perdag...

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

5 jam yang lalu | Marcellus Widiarto

Ekonomi
Kabar Baik! Rupiah Menguat ...

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

5 jam yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Jumlah rumah rusak akibat g...
Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.