Festival Lingkungan LIKE 2 Berlangsung Meriah
📅 Selasa, 13 Agu 2024, 20:51 WIB | Oleh: Haryo Brono
Doc: istimewa
JAKARTA - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) kembali menggelar Festival LIKE (Lingkungan Hidup, Iklim, Kehutanan dan Energi Baru Terbarukan) tahun ini. Mengusung tema 10 Tahun untuk Sustainabilitas, Festival LIKE 2 menghadirkan berbagai kegiatan terkait bidang lingkungan selama empat hari sejak 8 - 11 Agustus 2024.
Dalam sambutannya Menteri LHK, Siti Nurbaya mengatakan Festival LIKE 2 menjadi momen untuk menunjukkan upaya dan kontribusi KLHK dalam 10 tahun terakhir di kabinet Presiden Joko Widodo. Ia mengungkapkan banyak titik-titik belok, kegiatan, maupun kebijakan, upaya-upaya perbaikan atau corrective actiondan peningkatan kerja yang harus semakin akuntabel dan terukur selama 10 tahun pada kabinet Presiden Jokowi.
"Kontinuitas dan konsistensi sangat penting dalam upaya kita meyakinkan publik dan masyarakat, dan dunia internasional dalam kaitan dengan isu global atau sektor lingkungan sumber daya alam dan iklim," kata Siti dalam seremoni pembukaan Festival LIKE 2 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta Pusat pada hari Kamis (8/8).
Siti menambahkan Festival LIKE 2 juga menjadi rangkaian road toConference of the Parties of the UNFCCC (COP 29) di Baku, Azerbaijan, pada November mendatang. Dengan begitu, Festival LIKE 2 menjadi ajang penting untuk memaknai langkah dan upaya Indonesia dalam menyertai kebijakan, maupun kerja-kerja operasional untuk merespons berbagai tantangan lingkungan dan perubahan iklim.
Sementara itu Ketua Panitia sekaligus Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan KLHK Sigit Reliantoro menjelaskan Festival LIKE 2 menghadirkan pameran dari 57 boothdari unsur pemerintah, organisasi internasional, kementerian-lembaga, dan dari komunitas lingkungan. Ada talkshow kinerja KLHK dan juga pencapaian teknologi ramah iklim sebanyak 53 sesi, penghargaan kepada tokoh 82 tokoh akademisi, media, komunitas, pemerintah daerah, dan dunia usaha.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain itu, pihaknya juga menghadirkan lomba untuk generasi muda, mulai dari lomba karya tulis, lomba video lingkungan, lomba debat lingkungan, lomba pidato bahasa Inggris, sampai lomba debat lingkungan. Total peserta untuk berbagai lomba tersebut mencapai ribuan orang.
"Selain itu kami juga menyediakan layanan konsultasi pelayanan publik KLHK ada 26 jenis layanan yang direncanakan melayani 2.020 orang untuk konsultasi. Kami juga menggerakkan komunitas untuk gerak jalan bersama yang akan terdiri dari 5.000 peserta, gowes 5.050 peserta dan fun ridingdengan menggunakan kendaraan konversi dari bensin menjadi listrik sebanyak 297 peserta," ungkap Sigit.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri hari kedua Festival LIKE 2, pada hari Jumat (9/8. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga terlihat menghadiri acara tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Jokowi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Perhutanan Sosial dan SK Tanah Obyek Reforma Agraria (TORA) kepada masyarakat. Jumlah SK Perhutanan Sosial yang dibagikan Jokowi sebanyak 40 surat keputusan dengan lahan seluas 16.800 hektar kepada 3.526 KK. Sementara itu, jumlah SK TORA yang dibagikan Jokowi sebanyak 20 surat keputusan dengan lahan seluas 43.122 hektar.
Usai penyerahan SK, Jokowi juga menyempatkan diri mengunjungi beberapaboothpameran di Festival LIKE 2. Di sela Festival LIKE 2, Jokowi pun mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi menjaga lingkungan untuk mewujudkan bumi yang berkelanjutan.
"Mengatasi dampak perubahan iklim itu tidak bisa dikerjakan oleh pemerintah sendiri oleh satu negara, semua negara harus melakukan. Karena memang semuanya butuh gerakan dari masyarakat dan pemerintah bersama sama, sehingga kita bisa wujudkan bumi yang berkelanjutan," ungkap Jokowi.
Dalam Festival LIKE 2, KLHK juga meluncurkan Sistem Layanan Dana Lingkungan. Program itu merupakan dukungan pemerintah kepada masyarakat yang peduli terhadap lingkungan. Menteri LHK mengatakan ini merupakan wujud nyata arahan Presiden Jokowi kepada KLHK sebagai dukungan fasilitas kepada masyarakat.
"Ini merupakan jawaban atas perintah Bapak Presiden kepada saya bahwa aksi masyarakat untuk lingkungan tentu saja memerlukan dukungan, fasilitas dari pemerintah dan pemerintah daerah," ujar Siti.
Selain itu, KLHK juga meluncurkan program Laboratorium Ekologi Sosial untuk Keadilan (Lab Ekosos) dari Institut Hijau Indonesia. Peluncuran ini merupakan bukti upaya menjaga lingkungan dan mewujudkan keadilan sosial yang lebih luas bagi seluruh rakyat Indonesia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!