Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menteri LHK Sebut Fasilitas Persemaian Mentawir di IKN Dibiayai Rp330 Miliar

📅 Senin, 12 Agu 2024, 13:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menteri LHK Sebut Fasilitas Persemaian Mentawir di IKN Dibiayai Rp330 Miliar Doc: ANTARA/HO-KLHK
Ket. Menteri LHK Siti Nurbaya (kedua kanan) bersama Presiden Joko Widodo (kiri) dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat meninjau Persemaian Mentawir di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur pada Senin (14/3/2022).

JAKARTA - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Siti Nurbaya mengemukakan fasilitas Persemaian Mentawir di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, melibatkan dana sekitar Rp330 miliar untuk kebutuhan produksi bibit tanaman.

"Seluruh dananya Rp330-an miliar, dananya dari Kementerian PUPR Rp140-an miliar, sisanya partisipasi dunia usaha. Jadi konsepnya public private partnership, tetapi kami terima barangnya, bangunannya," katanya di IKN, Senin (12/8).

Ia menjelaskan kementeriannya berperan sebagai penopang dalam proyek tersebut, dengan fokus pada produksi bibit tanaman untuk menghijaukan IKN, khususnya Kalimantan.

Tahun ini, mereka telah memproduksi 16 juta bibit, dengan enam juta bibit telah dihasilkan dan hampir empat juta di antaranya sudah didistribusikan.

Kementerian LHK juga berkomitmen untuk mengembalikan hutan tropis Kalimantan dan mendukung ekosistem burung dengan menanam berbagai jenis pohon, termasuk pohon buah-buahan dan tanaman hias, seperti tabebuya.

"Konsepnya adalah mengembalikan hutan tropis Kalimantan, tetapi sambil mengangkat kembali ekosistem burung-burung sehingga ada pohon buah-buahan juga, kemudian juga ada banyak tanaman hias, ada tabebuya, ada macam-macam," katanya.

Fasilitas Persemaian Mentawir yang berjarak waktu tempuh sekitar 40 menit dari Sumbu Kebangsaan IKN, resmi beroperasisejak Selasa (4/6), usai diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Di tempat itu, terdapat bibit pohon endemik Kalimantan, seperti meranti, kapur, tengkawang, ulin, bangkirai, dan juga ada bibit jambu-jambuan yang akan ditanam di beberapa titik untuk makanan satwa.

Selain itu, terdapat pusat plasma nutfah di dalam Persemaian Mentawir untuk kebutuhan konservasi keanekaragaman hayati. Biobank dan seed bank yang ada di persemaian tersebut akan menyimpan bibit-bibit tanaman penting, seperti shorea dan dryobalanops, yang makin sulit ditemukan di alam liar.

Presiden menekankan pentingnya persemaian sebagai landasan untuk menghijaukan kembali IKN serta wilayah Kalimantan Timur dan sekitarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur   

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.