Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Layanan Kesehatan Jakbar Nyaris Capai 100 Persen

📅 Senin, 12 Agu 2024, 01:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Layanan Kesehatan Jakbar Nyaris Capai 100 Persen Doc: ANTARA/HO-Pemkot Jakbar
Ket. Wali Kota Jakarta Barat, Uus Kuswanto menerima penghargaan Universal Health Converage (UHC) atau Cakupan Kesehatan Semesta dari Wakil Presiden RI, Maruf Amin, pada acara UHC Awards Tahun 2024 di TMII, Jakarta Timur, Kamis (8/8).

JAKARTA - Sampai edisi Mei lalu, cakupan Layanan Kesehatan Semesta (Universal Health Converage/UHC) Jakarta Barat mencapai 99,95 persen dari total penduduk 2,6 jiwa. Capaian itu setidaknya dilihat dari keikutsertaan masyarakat dalam program BPJS Kesehatan.

Di Indonesia, UHC diwujudkan melalui program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). "Masyarakat yang telah dijamin BPJS kesehatan bisa dibantu apabila sakit," kata Wali Kota Jakarta Barat, Uus Kuswanto, pekan lalu. UHC merupakan konsep pembangunan kesehatan global.

UHC memastikan setiap orang memiliki akses layanan kesehatan yang adil, komprehensif, dan bermutu, tanpa hambatan finansial. Uus berharap, warga Jakarta, khususnya Jakarta Barat mendapat jaminan kesehatan melalui BPJS Kesehatan.

"Jadi, tak ada lagi warga yang tidak mendapat layanan kesehatan," jelasnya.

Uus minta masyarakat yang mendapatkan jaminan kesehatan agar tetap menjaga kesehatan. "Lebih baik menjaga kesehatan secara preventif daripada kuratif," tandas Uus. Atas cakupan layanan yang mencapai 99,95 persen, Uus Kuswanto menerima penghargaan dari Wakil Presiden Ma'ruf Amin saat UHC Awards Tahun 2024 di TMII.

Selain Jakarta Barat, penghargaan UHC diberikan kepada kepala daerah di 33 propinsi dan 460 kabupaten atau kota.

Anggaran CCTV

Sementara itu, Kepala Satuan Pelaksana Teknis Pertunjukkan dan Publikasi Unit Pengelola Pusat Kesenian Jakarta (UP PKJ) Taman Ismail Marzuki (TIM), Eko Wahyu Wibowo, mengusulkan pengadaan anggaran untuk 80 kamera pengawas (CCTV) untuk TIM. Sampai sekarang CCTV mati semua.

"Pengadaan CCTV, terakhir tahun 1996," jelas Eko dalam rapat dengan Komisi E terhadap Raperda tentang perubahan APBD 2024. Eko menjelaskan, permintaan anggaran untuk CCTV di area TIM buat meningkatkan keamanan yang lebih ekstra. Sebelumnya, pengadaan direncanakan tahun 2025.

Teater di TIM memiliki aset mahal, sehingga keamanan ekstra pun dirasa perlu. Hal senada disampaikan pula Kepala Dinas Kebudayaan Jakarta, Iwan Henry Wardhana. Menurutnya, Tim sedang revitalisasi teater. Teater ada yangg besar dan kecil.

Di teater kecil, tata lampu, sound system masih bagus semua. Terus mau dikemanakan? Kalau disimpan agak khawatir keamanannya. "Bukan hanya diletakkan tapi juga masih tercatat sebagai aset Disbud," jelas Iwan.

Iwan menjelaskan, 80 CCTV yang tersebar di area TIM beberapa dalam kondisi rusak. Namun jika diperbaiki, akan sulit karena CCTV tersebut sudah tidak diproduksi lagi. TIM memiliki luas tujuh hektare lebih.

?Iwan menjelaskan, usulan tersebut masih dalam pembahasan. Untuk cara pengadaannya akan dibahas lebih lanjut, apabila usulan disetujui.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
PBB Desak Perusahaan AI Tra...
Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Luar Negeri
Trump Teken Percepatan Tekn...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.