Anjing Mengeong, Kucing Menggonggong, Novel Pendek yang Sarat Makna
📅 Senin, 12 Agu 2024, 20:06 WIB | Oleh: Haryo BronoBaginya menulis bukan tentang berapa halaman novel ini nantinya. Kadang orang melihat novel disebut sangat tebal, pada kesempatan ini novelnya disebut sangat tipis.
"Saya menulis tidak sependek apa dan sepanjang apa apa. Ada yang bilang wah ini tebal banget. Yang memang selesainya segitu," ungkapnya tentang novel yang telah terjual 5.000 eksemplar sejak berada di toko pada 31 Juli 2024 hingga
Ia khawatir jika AMKM dibuat lebih panjang malah akan mengulang-ulang cerita yang sama, sehingga bisa membosankan pembacanya. Sebelum menerbitkan AMKM ia bahkan sudah membandingkan dengan novel-novel tipis lainnya seperti karya-karya Motinggo Busye.
"Saya mencoba membaca novel pendek orang seperti novel Motinggo Busye yang tipis-tipis itu," ujarnya Eka yang karya-karyanya telah diterjemahkan ke lebih dari tiga puluh bahasa.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut editor AMKM Mirna Yulistianti, tebal tipis bukan masalah bagi sebuah karya. Jika ceritanya dipaksa lebih panjang dengan halaman lebih banyak dikhawatirkan ceritanya tidak fokus berlari ke mana-mana.
"Tebal dan tipis menurutku bukan hal signifikan dalam karya karya Eka. Kalau panjang-panjang nanti banyak mubazir dan ngelantur," tuturnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!