Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jepang Memulai Putaran ke-8 Pembuangan Air Olahan PLTN Fukushima ke Laut

📅 Kamis, 08 Agu 2024, 20:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jepang Memulai Putaran ke-8 Pembuangan Air Olahan PLTN Fukushima ke Laut Doc: Antara/Xinhua/Zhang Xiaoyu
Ket. Unjuk rasa terkait pembuangan air olahan pada Juni 2023.

TOKYO - Jepang pada Rabu (7/8), memulai putaran kedelapan pembuangan air olahan yang diduga terkontaminasi nuklir dari Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Fukushima Daiichi yang lumpuh ke Samudra Pasifik.

Dikutip dari Antara, operator PLTN tersebut, Tokyo Electric Power Company (TEPCO), akan membuang sekitar 7.800 ton air olahan dari tangki penyimpanan ke Samudra Pasifik hingga 25 Agustus.

Kedutaan Besar (Kedubes) Tiongkok di Jepang pada Rabu menyatakan penolakan tegas terhadap langkah pembuangan air olahan ke laut yang tidak bertanggung jawab. "Kegiatan tersebut berkaitan dengan kesehatan seluruh umat manusia, lingkungan laut global, dan kepentingan publik internasional, dan bukan hanya urusan internal Jepang," ujarnya.

Beijing telah menegaskan proses pelepasan air yang diduga terkontaminasi radiasi oleh Jepang ke lautan dapat membawa ancaman potensi kontaminasi di dunia.

Kedubes Tiongkok di Jepang mendesak respons atas kekhawatiran masyarakat internasional tentang keamanan pembuangan air, keandalan jangka panjang fasilitas pemurnian, dan efektivitas skema pemantauan.

PLTN Fukushima Daiichi menghasilkan sejumlah besar air olahan dari proses pendinginan bahan bakar nuklir di bangunan reaktor.

Air yang diduga terkontaminasi tersebut saat ini disimpan di dalam sejumlah tangki di PLTN itu.

Jubir meminta pemerintah Jepang untuk bekerja sama sepenuhnya dalam membentuk skema pemantauan internasional independen yang tetap efektif untuk jangka panjang dan memiliki partisipasi substantif dari para pemangku kepentingan.

PLTN Fukushima Daiichi mengalami kebocoran nuklir (core meltdown) setelah dihantam gempa bumi bermagnitudo 9,0 dan tsunami pada 11 Maret 2011 yang melepaskan radiasi, dan mengakibatkan kecelakaan nuklir level 7, level tertinggi dalam Skala Peristiwa Nuklir dan Radiologi Internasional.

Meskipun mendapat penolakan dari nelayan setempat, penduduk, dan masyarakat internasional, pembuangan air yang diduga terkontaminasi nuklir itu ke laut dimulai pada Agustus 2023.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Perubahan Cuaca Benarkah Dapat Mengakibatkan Infeksi?

37 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perubahan Cuaca Benarkah Da...
Megapolitan
Pembangunan SDM dan Pengemb...

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

45 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...

Kamar Kos Jadi Lokasi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi

55 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kamar Kos Jadi Lokasi Rekon...
Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...
Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...
Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.