Desak Made dan Rajiah Gagal Persembahkan Medali bagi Indonesia
📅 Kamis, 08 Agu 2024, 13:34 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: antarafoto
PARIS - Langkah dua atlet panjat tebing putri Indonesia, Desak Made Rita Kusuma Dwi dan Rajiah Sallsabillah, harus terhenti untuk menambah medali bagi Indonesia dalam babak perempat final dan small final atau perebutan medali perunggu Olimpiade Paris 2024.
Keduanya berjuang dengan gigih dalam pertandingan yang diselenggarakan di Le Bourget Climbing Venue, Prancis, Rabu malam WIB, tetapi belum bisa memenuhi harapan untuk menambah medali untuk kontingen Indonesia.
Desak Made tersingkir di babak perempat final nomor speed, setelah kalah dari wakil China Deng Li Juan.
Perempuan 23 tahun asal Bali itu mencatatkan waktu 6,369 detik. Sedangkan lawannya membukukan waktu 6,363 detik.
Sementara, rekan senegaranya, Rajiah Sallsabillah, sempat menjaga asa Indonesia untuk bisa meraih medali dalam cabang olahraga itu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebab di perempat final, perempuan berumur 25 tahun itu menang menghadapi wakil dari Amerika Serikat (AS) Emma Hunt sehingga lolos ke babak semifinal.
Pada babak itu, Rajiah melawan Deng Lijuan yang merupakan lawan Desak Made saat babak perempat final.
Duel keduanya berlangsung sengit karena kecepatan mereka berimbang.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun, saat hampir berakhir Deng Lijuan mampu mengungguli Rajiah. Hasilnya atlet China itu masuk ke final dengan catatan waktu 6,38 detik, sementara Rajiah membukukan waktu 6,41 detik.
Meski kalah, perempuan kelahiran Banten itu tetap memiliki kesempatan untuk meraih medali karena bertanding dalam small final atau memperebutkan perunggu melawan wakil Polandia Aleksandra Kalucka.
Rajiah tampil di jalur B dan mengawali aksinya dengan tidak mulus. Dia bahkan sempat terpeleset sebelum menyerah dan mengakui keunggulan lawan.
Rajian mengakhiri aksinya di small final dengan catatan waktu 8,24 detik. Sedangkan Kalucka melaju mulus untuk mencatatkan waktu 6,53 detik.
Kalucka keluar sebagai peraih medali perunggu, sedangkan hasil itu menutup peluang Indonesia menambah perolehan medali dari nomor speed kategori putri.
Final cabang olahraga itu mempertemukan Aleksandra Miroslaw asal Polandia menghadapi Deng Lijuan dari Cina.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!