Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PB PON Aceh Gandeng Swasta Penuhi Kebutuhan Transportasi

📅 Selasa, 06 Agu 2024, 09:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
PB PON Aceh Gandeng Swasta Penuhi Kebutuhan Transportasi Doc: ANTARA/HO/Humas Pemprov Aceh
Ket. Penjabat Sekda Aceh Azwardi AP menempel stiker pada mobil dinas usai pemeriksaan kendaraan untuk operasional PON XXI 2024, di Banda Aceh, Sabtu (20/7/2024).

BANDA ACEH - Pengurus Besar (PB) Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumatera Utara (Sumut) Wilayah Aceh menggandeng pihak ketiga atau perusahaan swasta untuk memenuhi kebutuhan transportasi darat selama pelaksanaan PON XXI di Tanah Rencong, September 2024.

"Kekurangannya akan diupayakan dengan kerja sama pihak ketiga," kata Kepala Bidang Transportasi PB PON Aceh-Sumut Wilayah Aceh T Faisal, di Banda Aceh, Senin (5/8).

Berdasarkan data sementara, pada PON di Aceh nantinya bakal ada14.553orang peserta yang terdiri dari atlet dan ofisial yang memerlukan sarana transportasi selama berada di Aceh.

Dari jumlah peserta itu, maka kebutuhan transportasi mencapai 1.440 unit. Sejauh ini, mobil yang baru tersedia sebanyak 770 unit, bantuan dari Kementerian Perhubungan 246 unit dan 524 unit dari Pemerintah Aceh. Artinya, masih kekurangan 50 persen.

Kepala Dinas Perhubungan Aceh itu menegaskan, kekurangan mobil untuk kebutuhan PON Aceh-Sumut tersebut, pihaknya memaksimalkan penggunaan kendaraan yang ada di Aceh, maka perlu partisipasi dari pihak ketiga atau perusahaan rental di Aceh.

Menurut dia, PB PON juga sudah duduk musyawarah bersama Organisasi Angkutan Darat (Organda) Aceh dan pengusaha angkutan di Aceh membahas terkait pemenuhan transportasi PON.

Disimpulkan, untuk berpartisipasi dalam event olahraga nasional tersebut, maka pengusaha angkutan perlu mendaftarkan perusahaan nya melalui e-Katalog yang telah disediakan Pemerintah Aceh.

"Prosesnya tetap menggunakan e-Katalog. Jadi silakan perusahaan rental resmi mendaftarkan ke e-Katalog yang etalasenya telah disiapkan Biro PBJ (Pengadaan Barang dan Jasa) Aceh," ujarnya.

Karena itu, dirinya mengimbau kepada perusahaan swasta segera mendaftarkan ke e-Katalog, mengingat kebutuhan kendaraan di Aceh diperkirakan cukup banyak selama perhelatan PON.

Apalagi, kendaraan nantinya tidak hanya digunakan oleh panitia PON saja, tetapi juga para tamu yang datang menyaksikan kegiatan tersebut, dipastikan mereka memanfaatkan e-Katalog untuk mendapatkan layanan rental kendaraan.

"Karena etalase nya baru dibuka dan khusus untuk event PON ini, maka pihak swasta kami harapkan untuk segera mendaftarkan perusahaan masing-masing," demikian T Faisal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.