Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tubuh Korban Penerkaman Buaya di Sungai Menduk Ditemukan Tim SAR

📅 Minggu, 03 Agu 2025, 22:15 WIB | Oleh:
Tubuh Korban Penerkaman Buaya di Sungai Menduk Ditemukan Tim SAR Doc: Antara

Pangkalpinang - Tim SAR Gabungan Kota Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berhasil menemukan tubuh korban berinisial "I" (53) yang diserang buaya di Sungai Menduk Kabupaten Bangka, Minggu (3/8) sore.

"Pada saat ditemukan, tubuh korban dalam keadaan utuh namun terdapat luka gigitan buaya tersebut pada organ tubuhnya," kata Kepala Kantor SAR Pangkalpinang I Made Oka Astawa di Pangkalpinang, Minggu.

Ia mengatakan Tim SAR Gabungan terdiri Rescue Kansar Pangkalpinang, Brimob Polda Kepulauan Babel, BPBD Kabupaten Bangka, Saka SAR dan masyarakat berhasil menemukan korban berinisial "I" (53) pada Minggu (3/8) pukul 14.50 WIB dengan jarak satu kilo meter dari lokasi kejadian korban diterkam buaya tersebut.

"Setelah korban berhasil ditemukan, Tim SAR Gabungan bergegas mengevakuasi dan membawa jasad korban menuju rumah duka di Desa Paya Benua," katanya.

Ia menyatakan pada pencarian kali ini, tim SAR Gabungan menggunakan kapal milik masyarakat setempat dikarenakan sungai di lokasi tersebut yang sempit sehingga menjadi salah satu kendala saat pencarian terhadap korban, ditambah cuaca pada lokasi saat pencarian turun hujan deras yang menjadi hambatan Tim saat melakukan pencarian hingga korban dapat ditemukan.

"Terima kasih kami ucapkan kepada segenap unsur SAR Gabungan yang telah membantu dan mendukung dalam upaya pencarian terhadap korban. Semoga sinergi dan kolaborasi ini dapat terus terjalin demi pelayanan SAR kepada masyarakat daerah ini," katanya.

Berdasarkan informasi kejadian yang menimpa seorang pria berinisial I (53) warga Desa Paya Benua Kabupaten Bangka yang hilang diterkam buaya saat mencari ikan di Sungai Menduk diterima Basarnas pada Sabtu (2/8) malam.

Berdasarkan informasi dari rekan korban, mereka mencari ikan dengan memancing di alur Sungai Menduk menggunakan perahu kecil. Pada pukul 21.03 WIB, saat hendak memasang pancing miliknya, tiba-tiba korban diterkam buaya dan diseret ke dalam air.

Teriakan korban terdengar oleh rekan korban yang berada tidak jauh dari korban. Rekan korban bergegas menghampiri dan melihat seekor buaya menyeret tubuh korban ke dalam air.

Melihat hal tersebut, rekan korban bergegas melaporkan kejadian tersebut ke Kepala Desa Paya Benua dan informasi tersebut diteruskan ke Basarnas Pangkalpinang untuk meminta bantuan SAR.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.