Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Sumatera Selatan Basahi Lahan TPA Sukawinatan Antisipasi Kebakaran

📅 Selasa, 06 Agu 2024, 16:18 WIB | Oleh:
BPBD Sumatera Selatan Basahi Lahan TPA Sukawinatan Antisipasi Kebakaran Doc: ANTARA/HO/BPBD Sumsel
Ket. Petugas BPBD Sumsel sedang melakukan pembasahan lahan di kawasan tempat pembuangan akhir (TPA) sampah Sukawinatan, Kota Palembang, Sumsel.

PALEMBANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Selatan melakukan pembasahan lahan di tempat pembuangan akhir (TPA) sampah Sukawinatan, Kota Palembang guna mengantisipasi kebakaran di area itu.

"Kami melakukan antisipasi terbakarnya TPA Sukawinatan dengan melakukan pembasahan lahan kemarin (5/8). Sebab, pada tahun lalu kawasan itu kerap terjadi kebakaran, sehingga pencegahan harus dilakukan," kata Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel Sudirman di Palembang, Selasa.

Ia menjelaskan dalam pembasahan lahan itu, pihaknya menggunakan pompa jinjing oleh sejumlah personel untuk melakukan penyiraman sampah dan semak belukar.

Dibantu juga oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palembang. Area itu juga akan terus dilakukan patroli sehingga kondisinya terpantau dan tidak terbakar.



"Kemarin dua kali tim di lapangan melakukan pembasahan, pagi sampai siang dan sore. Patroli juga akan ditingkatkan di area tersebut," jelasnya.

Selain itu, mitigasi juga dilakukan dengan patroli di sekitaran lokasi TPA, karena terdapat cukup banyak lahan kosong yang tidak dimanfaatkan pemiliknya.

"Hari ini kami melakukan patroli di seputaran perbatasan Kota Palembang dengan wilayah Kabupaten Banyuasin seperti di di Talang Jambe dan Talang Kelapa. Banyak lahan kosong dengan semak belukar yang tidak produktif dan juga tidak dimanfaatkan pemiliknya," ujarnya.

Sudirman mengatakan upaya pencegahan itu agar Sumsel tidak lagi terkena bencana asap seperti tahun-tahun sebelumnya.

"Terlebih, upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumsel terus dioptimalkan. BNPB bahkan menyiapkan 10 unit helikopter di Sumsel, delapan unit digunakan untukwater bombing dan dua unit untuk patroli," kata Sudirman. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.