Angka Pengangguran Bakal Merambat Naik
📅 Senin, 05 Agu 2024, 00:04 WIB | Oleh: Tim RedaksiBerdasarkan data S&P Global, PMI manufaktur Indonesia pada Juli 2024 terkontraksi 1,4 poin secara bulanan (month-to-month/mtm) menjadi 49,3 dari 50,7 pada Juni.
Permintaan kelas menengah yang melambat juga ditunjukkan rasio kredit bermasalah atau Non Performing Loans/NPL kredit kepemilikan rumah (KPR) yang naik menjadi 2,72 persen per April 2024 dibanding April 2023 yang sebesar 2,64 persen.
Begitu juga dengan penjualan wholesales atau pengantaran unit dari pabrik ke dealer mobil secara nasional yang 21 persen year on year (yoy) pada periode Januari-Mei 2024. Dengan tergerusnya permintaan, maka pelaku usaha juga mengantisipasi dengan mengurangi pembelian bahan baku.
Selain permintaan, faktor lain yang juga menjadi kontribusi utama terhadap pelemahan PMI manufaktur, yaitu inkonsistensi kebijakan impor barang khususnya aturan relaksasi impor sehingga menyebabkan persaingan industri di dalam negeri makin ketat dengan barang impor.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Jadi kondisinya permintaan sedang lambat, ditambah banjir barang impor. Itu yang menyebabkan industri sangat tertekan," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!