Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

7 Negara Uni Eropa Minta Venezuela Publikasikan Catatan Pemungutan Suara

📅 Minggu, 04 Agu 2024, 13:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
7 Negara Uni Eropa Minta Venezuela Publikasikan Catatan Pemungutan Suara Doc: EURACTIV/EPA-EFE/HENRY CHIRINOS
Ket. Dua wanita memegang bendera Venezuela selama aksi protes terhadap hasil resmi pemilihan presiden negara itu pada 28 Juli di Caracas, Venezuela, 3 Agustus 2024.

ROMA - Pemimpin tujuh negara Uni Eropa pada hari Sabtu (3/8) meminta Venezuela untuk menerbitkan catatan pemungutan suaranya untuk menunjukkan "transparansi dan integritas penuh dari proses pemilu".

Pernyataan dari Prancis, Jerman, Italia, Belanda, Polandia, Portugal, dan Spanyol menyatakan "keprihatinan yang kuat" tentang situasi di negara tersebut setelah sengketa pemilihan presiden (pilpres).

Presiden Nicolas Maduro telah mengklaim kemenangan dalam pemungutan suara akhir pekan lalu, namun pihak oposisi membantah hasil resmi, dan mengklaim Edmundo Gonzalez Urrutia menang.

"Kami menyerukan kepada otoritas Venezuela untuk segera menerbitkan semua catatan pemungutan suara," demikian pernyataan dari tujuh pemimpin negara tersebut.

Langkah tersebut diperlukan untuk "mengakui keinginan rakyat Venezuela", tambahnya.

"Hak semua warga Venezuela, terutama para pemimpin politik, harus dihormati selama proses ini.

"Kami mengutuk keras segala bentuk penangkapan atau ancaman terhadap mereka," tambah pernyataan itu, Pihak berwenang harus menghormati "hak rakyat untuk melakukan protes dan berkumpul secara damai".

Pernyataan itu muncul saat ribuan warga Venezuela berkumpul di seluruh negeri untuk menentang klaim Maduro bahwa ia memenangkan pemilu.

Sebelas orang dilaporkan tewas dan lebih dari 1.000 orang ditahan dalam protes yang meletus setelah otoritas pemilu CNE negara itu, yang setia kepada presiden, meratifikasi kemenangan Maduro pada hari Jumat.

Hasil tersebut telah ditolak oleh negara-negara termasuk Amerika Serikat dan negara tetangga seperti Argentina, Kosta Rika, Panama, Ekuador, dan Uruguay.

Mereka mengatakan hasilnya menunjukkan kandidat oposisi Gonzalez Urrutia adalah pemenang yang jelas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.