Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

70 PTS Dapat Pendanaan Revitalisasi LPTK

📅 Sabtu, 03 Agu 2024, 03:23 WIB | Oleh:
70 PTS Dapat Pendanaan Revitalisasi LPTK Doc: Dok. USM
Ket. pendanaan lptk l Pelaksana tugas Direktur Kelembagaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Bhimo Widyo Andoko, dalam penandatanganan kontrak Program Pendanaan Revitalisasi LPTK, di Jakarta, Jumat (2/8).

JAKARTA - Sebanyak 70 Perguruan Tinggi Swasta mendapat pendanaan revitalisasi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK). Pendanaan tersebut dalam rangka peningkatan kualitas LPTK dalam menyelenggarakan program studi Pendidikan Profesi Guru (PPG).

"Pada tahun ini terdapat 101 PTS yang mengajukan usulan sebagai pelaksana program. Namun setelah evaluasi substansi, 70 PTS lolos sebagai penerima Program Revitalisasi LPTK," ujar Pelaksana tugas Direktur Kelembagaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Bhimo Widyo Andoko, dalam penandatanganan kontrak Program Pendanaan Revitalisasi LPTK, di Jakarta, Jumat (2/8).

Dia menerangkan, 28 perguruan tinggi lolos pada klaster I yang berfokus pada persiapan pembukaan program studi PPG dan bidang studi. Sedangkan 42 perguruan tinggi lolos pada klaster II yang berfokus pada persiapan penambahan bidang studi dan pengadaan barang.

"Total pendanaan yang dialokasikan Direktorat Kelembagaan untuk 70 perguruan tinggi LPTK penerima manfaat sekitar 36,8 milyar rupiah," jelasnya.

Ketersediaan Guru

Bhimo menuturkan, program studi PPG merupakan prodi memiliki cakupan luas. PPG bertujuan menyiapkan calon guru untuk menjadi pengampu kelas atau mata pelajaran dari jenjang PAUD sampai Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/SMK).

"Program Revitalisasi LPTK dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas LPTK dalam menyelenggarakan Program Studi PPG. Program ini telah berjalan sejak tahun 2016 untuk mendukung penyediaan guru-guru berkualitas untuk jenjang PAUD hingga Pendidikan menengah," katanya.

Dia berharap perguruan tinggi penerima manfaat Program Revitalisasi LPTK dapat mengoptimalkan penggunaan dana sesuai dengan target capaian yang telah direncanakan. Menurutnya, program ini berdampak dalam peningkatan mutu guru untuk melayani daerah-daerah tertinggal, terdepan, dan terluar. "Sehingga akan menekan disparitas distribusi guru yang saat ini terkonsentrasi di Pulau Jawa," tuturnya.

Secara terpisah, Direktur Jenderal Pendidikan Guru dan Tenaga Kependidikan, Kemendikbudristek, Nunuk Suryani, menyebut, sebanyak 422.679 guru telah mengikuti PPG dari tahun 2020 hingga 2023. Dia mengingatkan bahwa regenerasi guru tidak boleh terlewat.

Dia menambahkan, pihaknya sudah menyiapkan guru-guru muda terbaik melalui PPG prajabatan. Pihaknya juga sudah menghitung guru-guru yang akan pensiun mengingat generasi baru guru Indonesia ini sudah harus certified.

"Guru yang pensiun setiap tahunnya sekitar 60-70 ribu guru, jika tidak kita siapkan akan macet dan menumpuk kebutuhan guru ini. Oleh karena itu, sedari sekarang kita siapkan lewat PPG pra jabatan," tuturnya. n ruf/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
Perum Bulog Percepat Penyal...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.