Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Fokus Tertuju ke Tiongkok

📅 Kamis, 01 Agu 2024, 09:55 WIB | Oleh:
Fokus Tertuju ke Tiongkok Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperkirakan bergerak fluktuatif pada awal Agustus 2024. Selain memantau perkembangan perekonomian di Tiongkok dan Amerika Serikat (AS), investor bakal mencermati data inflasi nasional pada Juli lalu yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS), hari ini (1/8).

Direktur Laba Forexindo berjangka, Ibrahim Assuaibi melihat fokus pelaku pasar akan tertuju pada sinyal potensial pemangkasan suku bunga acuan bank sentral Amerika Serikat (AS), menyusul beberapa pembacaan inflasi yang lemah dan komentar dovish dari pejabat the Fed.

Lebih lanjut, Ibrahim menambahkan, data PMI menunjukkan sektor manufaktur Tiongkok menyusut selama tiga bulan berturut-turut hingga bulan Juli. Sementara pertumbuhan non-manufaktur Tiongkok melambat. Kedua kabar tersebut turut menekan mata uang Asia terhadap dollar AS, termasuk rupiah.

Karenanya, Ibrahim memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Kamis (1/8), bergerak fluktuatif di kisaran 16.210-16.280 rupiah per dollar AS.

Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada perdagangan, Rabu (31/8) sore, ditutup menguat 40 poin atau 0,25 persen dari sehari sebelumnya menjadi 16.260 rupiah per dollar AS. Penguatan terjadi saat pasar menunggu kebijakan suku bunga acuan AS atau Fed Funds Rate (FFR).

"Investor cenderung wait and see menjelang pertemuan FOMC (Komite Pasar Terbuka Federal AS) malam ini (Rabu, 31/7)," kata analis mata uang Lukman Leong di Jakarta.

Menurut Lukman, kebijakan suku bunga hampir dipastikan tidak akan berubah. Investor hanya mengantisipasi komentar dari Ketua Bank Sentral AS atau The Fed yang apabila seperti sebelumnya, maka diharapkan Jerome Powell akan bernada dovish.

Selain itu, data manufaktur PMI Tiongkok yang baru dirilis pagi ini sedikit lebih tinggi 49,4 dari perkiraan 49,3 namun masih dalam zona kontraksi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.