Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wapres Harap Terus Jaga Toleransi dalam Keberagaman

📅 Selasa, 30 Jul 2024, 01:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wapres Harap Terus Jaga Toleransi dalam Keberagaman Doc: ANTARA/Dokumentasi Pribadi
Ket. Wakil Presiden Ma’ruf Amin bersama dengan para tokoh Forum Keberagaman Nusantara di Istana Wakil Presiden, di Jakarta, Kamis (25/7).

JAKARTA - Upaya Forum Keberagaman Nusantara (FKN) untuk mempromosikan toleransi, inklusivitas, dan persatuan dalam keberagaman di Indonesia mendapat dukungan penuh dari Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin.

Penggagas FKN Arif Rahmansyah Marbun mengatakan dukungan tersebut menjadi energi dan semangat untuk terus mempromosikan toleransi dan persatuan dalam keberagaman di Indonesia.

"FKN telah menyelesaikan audiensi dengan Wakil Presiden Bapak KH Ma'ruf Amin. Beliau memberikan dukungan penuh atas agenda dan tujuan forum ini. Ini menjadi langkah penting dalam upaya kami untuk mempromosikan toleransi, inklusivitas, dan persatuan dalam keberagaman di Indonesia," ujar Arif dalam keterangan tertulisnya diterima di Jakarta, kemarin.

Saat menerima audiensi FKN, Kamis (25/7), Wapres meminta FKN untuk mengawal dan menjaga kerukunan bangsa guna menghindari perpecahan di tengah keberagaman kelompok etnis dan suku bangsa di Tanah Air.

"Harus ada yang mengawal baik dari pemerintah maupun dari masyarakat. Saya katakan FKN ini salah satu pengawal penjaga kerukunan yang tumbuh dari keinginan dan inisiatif masyarakat. Sebab kalau dari pemerintah saja itu kurang menjiwai, seperti ada instruksi," ujar Wapres dalam arahannya.

Dijaga dan Dilestarikan

Menurut Arif, Indonesia adalah negara yang kaya akan keberagaman budaya, etnis, dan agama. Kekayaan tersebut, kata dia, harus dijaga dan dilestarikan.

Namun, lanjutnya, di tengah arus globalisasi dan dinamika sosial yang kompleks, keberagaman ini juga menghadapi sejumlah tantangan yang harus diatasi bersama seperti polarisasi sosial, intoleransi, dan konflik berbasis identitas.

Sebaiknya Anda baca juga:

Arif menyampaikan FKN hadir di tengah-tengah kehidupan berbangsa dengan beberapa alasan penting antara lain, mengatasi polarisasi sosial melalui dialog antarbudaya, memperkuat kohesi sosial, mempertahankan identitas nasional, meningkatkan toleransi beragama, serta mendorong inovasi dan kreativitas.

"Kami bersyukur dan berterima kasih atas dukungan Bapak Wakil Presiden terhadap FKN, sehingga kami memiliki semangat baru untuk terus bekerja keras dalam mencapai tujuan forum," kata Ketua Umum Jamiyah Batak Muslim Indonesia itu.

Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama itu menambahkan, FKN akan menyelenggarakan berbagai kegiatan yang bertujuan mempromosikan dialog antarbudaya, termasuk festival budaya, dialog publik, dan kompetisi yang mengapresiasi inisiatif keberagaman.

Dijelaskannya, Wapres menyampaikan, para pendiri bangsa telah menggariskan dasar nasionalisme yang tertulis dalam lambang negara Indonesia, Garuda Pancasila, Bhineka Tunggal Ika.

"Bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa dengan beragam budaya, etnis, suku, yang menjadi sebuah kekuatan untuk membangun bangsa yang besar," ungkapnya.

Menurutnya, hasil analisis media sosial yang dilakukan Indonesia Indicator menunjukkan bahwa warganet (netizen) muda dan milenial sangat ingin hidup dalam harmoni dan keselarasan serta bersama dalam keberagaman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ekonomi
Sentimen The Fed Masih Domi...
Megapolitan
BMKG: Sebagian Jakarta Baka...

Naomi Siap Hadapi Elise Mertens

1.5 jam yang lalu | Opik

Olahraga
Naomi Siap Hadapi Elise Mer...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.