Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Global Tiger Day Momentum Jaga Spesies Harimau Sumatra

📅 Senin, 29 Jul 2024, 16:51 WIB | Oleh:
Global Tiger Day Momentum Jaga Spesies Harimau Sumatra Doc: ANTARA/Muhammad Zulfikar
Ket. Petugas mengevakuasi seekor harimau Sumatra ke Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan, Bukittinggi usai terjerat di Kabupaten Pasaman Barat pada 4 Februari 2024.

PADANG - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menegaskan peringatan Hari Harimau Sedunia (Global Tiger Day) pada 29 Juli setiap tahunnya harus menjadi momentum bersama dalam menjaga spesies harimau Sumatra (panthera tigris sumatrae) untuk menghindarinya dari ancaman kepunahan.

"Kita ingin membangun optimisme menjaga spesies harimau Sumatra untuk melindungi serta melakukan konservasi terhadap spesies lainnya," kata Direktur Konservasi Keanekaragaman Hayati Spesies dan Genetik KLHK RI Nunu Anugrah pada webinar bertajuk "Cerita para penyelamat harimau" dalam rangkaian peringatan Global Tiger Day 2024 di Padang, Senin.

Menurut dia, peringatan Global Tiger Day harus menjadi penyadaran bagi semua pihak pentingnya menjaga satwa yang dilindungi Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya tersebut dari berbagai ancaman. Apalagi, Indonesia telah kehilangan dua spesies yakni harimau Bali pada 1940-an dan harimau Jawa yang diperkirakan punah pada 1980-an. Oleh karena itu, keberadaan harimau Sumatra harus dijaga lewat konservasi berkelanjutan. "Kita tidak boleh menyerah karena Pulau Sumatra mempunyai persoalan khusus dan kita mempunyai tanggung jawab menyelamatkan mamalia besar seperti harimau," kata Nunu.

Pada kesempatan itu, KLHK menyambut baik upaya dan kerja keras BKSDA Sumbar selama beberapa tahun terakhir dalam menyelamatkan harimau Sumatra. Pihaknya menyakini populasi harimau Sumatra dapat terus dijaga lewat berbagai tindakan konservasi di lapangan. Nunu menyampaikan pemerintah pusat melalui KLHK bersama mitra strategis juga terus berusaha memulihkan populasi dan habitat harimau Sumatra lewat program yang sistematis dan berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala BKSDA Provinsi Sumbar Lugi Hartanto mengatakan hingga Juli 2024 instansi tersebut berhasil menyelamatkan atau menangani 21 konflik harimau Sumatra. "Sejak Januari hingga Juli 2024 BKSDA Provinsi Sumbar sudah melakukan penyelamatan 21 kejadian dari 70-an kasus," kata Kepala BKSDA Provinsi Sumbar Lugi Hartanto. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Perubahan Cuaca Benarkah Dapat Mengakibatkan Infeksi?

35 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perubahan Cuaca Benarkah Da...
Megapolitan
Pembangunan SDM dan Pengemb...

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

43 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...

Kamar Kos Jadi Lokasi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi

53 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kamar Kos Jadi Lokasi Rekon...

Dua Petenis Terus Bersaing Menuju Nomor Satu Dunia

58 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...
Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...
Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...

Pengembangan Produksi Tebu Terus Digencarkan

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pengembangan Produksi Tebu ...
Megapolitan
Kewajiban Warga Menunaikan ...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.