Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

HAN 2024 Momentum Lindungi Anak dari Polio dan 'Stunting'

📅 Sabtu, 27 Jul 2024, 03:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
HAN 2024 Momentum Lindungi  Anak dari Polio dan 'Stunting' Doc: antara
Ket. Juru Bicara Kemenkes Mohammad Syahril.

JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengatakan Hari Anak Nasional (HAN) 2024 yang bertema "Anak Terlindungi, Indonesia Maju", adalah sebagai wujud komitmen pemerintah untuk selalu melindungi anak-anak Indonesia, termasuk dari stunting dan polio, agar tumbuh kembangnya baik.

Juru Bicara Kemenkes z z zh mengatakan untuk mewujudkannya, Kementerian Kesehatan menempuh dua upaya strategis, yakni memastikan setiap anak tumbuh dan berkembang melalui intervensi pencegahan stunting, dan melakukan perlindungan dari penyakit berbahaya salah satunya polio.

"Pemerintah memberikan imunisasi polio pada anak, karena polio, yang disebabkan oleh virus, merupakan penyakit yang sangat menular yang menyerang sistem saraf sehingga dapat menyebabkan kecacatan permanen, bahkan kematian," katanya dalam rilis yang diterima di Jakarta, Jumat (26/7).

Dia mengatakan kecacatan akibat infeksi polio tidak dapat diobati, tetapi dapat dicegah melalui pemberian imunisasi. Berdasarkan penilaian risiko menggunakan tool standar yang dikeluarkan Badan Kesehatan Dunia (WHO), Indonesia masuk kategori berisiko tinggi polio.

Tercatat, sebanyak 32 provinsi dan 399 kabupaten/kota di Indonesia masuk kategori berisiko tinggi polio, khususnya polio tipe 2.

Sejak akhir tahun 2022 dilaporkan kejadian luar biasa (KLB) polio tipe 2 di beberapa provinsi, antara lain Aceh, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Banten.

Selain polio, kata Syahrir, stunting masih menjadi masalah kesehatan serius di Indonesia. Dia menjelaskan angka stunting di Indonesia masih jauh dari target yakni 14 persen pada 2024.

Mengutip Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, prevalensi stunting nasional sebesar 21,5 persen, turun sekitar 0,8 persen bila dibandingkan tahun sebelumnya. Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.