Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Susu Kambing Herbal Terus Berinovasi Perluas Jaringan Pasar

📅 Jumat, 26 Jul 2024, 09:35 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Susu Kambing Herbal Terus Berinovasi Perluas Jaringan Pasar Doc: Istimewa
Ket. Susu kambing herbal, Etawalin meraih penghargaan prestisius 1st Winner of Indonesia Best Selling Brands in E-Commerce Market 2024 untuk Kategori Susu Bubuk.

JAKARTA - Susu kambing herbal, Etawalin, terus berinovasi dengan meluncurkan varian baru serta memperluas jaringan pasar. Hal tersebut sebagai bagian dari upaya menjangkau konsumen.

Produk unggulan dari PT Herbathos tersebut telah berhasil meraih penghargaan prestisius 1st Winner of Indonesia Best Selling Brands in E-Commerce Market 2024 untuk Kategori Susu Bubuk.

"Penghargaan ini diberikan oleh SWA Media bersama Compas, perusahaan penyedia tools untuk online market business intelligence, sebagai bentuk pengakuan atas performa dan merek di ranah e-commerce," kata Damayanti, VP Brand Strategy Etawalin di Jakarta, Jumat (26/7).

Dia mengatakan, penghargaan ini tidak hanya bentuk pengakuan terhadap performa Etawalin di pasar e-commerce, tetapi juga meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk-produk yang menerima penghargaan tersebut.

"Program ini menjadi tolok ukur bagi performa dan reputasi brand serta motivasi bagi brand untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen," ucapnya.

Pencapaian ini dianggap sebagai pengakuan atas dedikasi perusahaan menciptakan produk herbal alami yang berkualitas untuk kesehatan konsumen Indonesia. Penghargaan ini membuktikan bahwa Etawalin berhasil memenuhi ekspektasi konsumen dan menjadi merek terdepan dalam kategori susu bubuk.

"Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan produk yang lebih baik, menjaga kualitas, dan meningkatkan kepuasan pelanggan. Terima kasih atas dukungan luar biasa dari pelanggan kami," tegasnya.

Ke depan, pihaknya terus mengembangkan produk Etawalin dengan meluncurkan varian baru dan meningkatkan kualitas produk. Juga memperluas jangkauan pasar dan meluncurkan kampanye-kampanye baru untuk lebih mendekatkan Etawalin kepada konsumen.

"Dengan komitmen untuk meningkatkan kualitas dan kepuasan pelanggan, Etawalin bertekad untuk tetap menjadi pilihan utama dalam mendukung kesehatan dan kesejahteraan masyarakat," kata Damayanti.

Etawalin merupakan susu kambing herbal yang dirancang untuk kesehatan dengan protein yang lebih tinggi dan rendah lemak. Susu ini dinilai cocok untuk penderita intoleransi laktosa karena lebih mudah dicerna. Susu ini juga mengandung bahan herbal alami seperti temulawak, daun salam, sereh, jahe dan kayu manis.

Formulanya tidak hanya meningkatkan rasa tetapi juga menawarkan manfaat tambahan seperti zat eugenol untuk mengatasi peradangan sendi dan rematik, serta kalsium yang tinggi untuk mempercepat regenerasi hemoglobin dan memelihara dari pengeroposan tulang.

Keberhasilan Etawalin dalam meraih penghargaan ini adalah hasil dari kualitas formula produk yang unggul, bahan baku berkualitas tinggi, dan umpan balik positif dari konsumen. Penghargaan ini juga menegaskan pencapaian Etawalin dalam meningkatkan penjualan dan kepuasan pelanggan di platform e-commerce.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pelatihan untuk Tekan Penga...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.