Fox News Tawarkan Debat Capres AS di Jaringannya September Mendatang
📅 Jumat, 26 Jul 2024, 00:00 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: AFP/SAUL LOEB
WASHINGTON -Jaringan penyiaran Fox News telah mengundang mantan Presiden AS, Donald Trump dan Wakil Presiden Kamala Harris untuk berdebat di Pennsylvania pada 17 September, kata Presiden Fox News Media Jay Wallace dalam sebuah surat pada Rabu (24/7).
"Kami ingin meminta kesempatan untuk mengadakan Debat Presiden antara mantan Presiden Trump dan Wakil Presiden Harris," bunyi surat tersebut kepada penasihat kampanye Trump, Chris LaCivita dan Susie Wiles.
Surat itu juga menyatakan Fox mengusulkan untuk mengadakan debat di negara bagian Pennsylvania pada Selasa, 17 September 2024.
Surat tersebut menambahkan Fox News meyakini bahwa Bret Baier dan Martha MacCallum adalah pilihan terbaik untuk menjadi moderator debat presiden tersebut.
Pada Selasa, Trump mengatakan dia bersedia untuk berdebat dengan Harris, setelah dia menggantikan Presiden Joe Biden sebagai calon presiden dari Partai Demokrat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pada Minggu, Biden mengumumkan pengunduran dirinya dari pemilihan presiden Amerika Serikat 2024 dan mendukung Harris sebagai penggantinya.
Trump menyerang Kamala Harris, yang dalam kampanye pertamanya sejak ia menggantikan Biden sebagai pimpinan, yang mengisyaratkan kampanye keras menjelang pemilihan umum pada 5 November.
Trump mencap Harris sebagai "orang gila radikal kiri" setelah ia mendominasi kampanye dua hari sebelumnya dengan serangan tajam terhadapnya yang secara gamblang mengangkat hukuman pidana yang dijatuhkan kepadanya, pertanggungjawabannya atas pelecehan seksual, dan putusan penipuan terhadap bisnisnya, yayasan amal, dan universitas swasta.
Sebaiknya Anda baca juga:
Momentum meningkat untuk kampanye Harris ketika NBC (National Broadcasting Company) News mengatakan pada 25 Juli bahwa mantan Presiden Barack Obama berencana untuk segera mendukung Harris sebagai kandidat presiden dari Partai Demokrat.
"Ajudan Obama dan Harris juga telah membahas pengaturan agar mereka berdua tampil bersama dalam kampanye, meskipun tanggalnya belum ditetapkan," katanya.
Biden mengatakan ia yakin ia layak untuk dipilih kembali berdasarkan rekam jejak masa jabatan pertamanya, tetapi kecintaannya kepada negara membuatnya mengundurkan diri.
Sementara itu, Trump mengatakan dalam sebuah unggahan di platform Truth Social miliknya bahwa pidato Biden "hampir tidak bisa dipahami dan sangat buruk!"
Kandidat Lebih Muda
Setelah menghabiskan sebagian besar kampanye dengan menyerang Biden sebagai orang tua dan lemah, Trump, kini menghadapi kandidat yang lebih muda dalam diri Harris, 59 tahun, wanita kulit hitam dan Asia Amerika pertama yang menjabat sebagai wakil presiden.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!