Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Inflasi, Pemkab Tulungagung Galakkan Gerakan Tanam Cabai

📅 Kamis, 25 Jul 2024, 00:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Inflasi, Pemkab Tulungagung Galakkan Gerakan Tanam Cabai Doc: ANTARA/HO - Joko Pramono
Ket. Pj. Bupati Tulungagung Heru Suseno (rompi hijau) menanam benih cabai di Desa Macanbang, Kecamatan Gondang, Tulungagung, Rabu (24/7/2024).

Tulungagung - Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur menggalakkan gerakan tanam cabai di lahan-lahan pertanian daerah itu guna mengantisipasi melonjaknya harga komoditas pangan jenis bumbu dapur tersebut karena berpengaruh terhadap laju inflasi.

Simulasi gerakan tanam cabai ditandai dengan penyaluran bantuan bibit cabai untuk ditanam di lahan seluas 25 hektare yang ada di Desa Macanbang, Kecamatan Kauman, Rabu.

"Gerakan tanam cabai ini merupakan instruksi dari pemerintah pusat untuk mengurangi terjadinya inflasi," kata Pj Bupati Tulungagung, Heru Suseno.

Benih yang diberikan berupa benih cabai jenis keriting dan cabai rawit.

Heru memperkirakan dalam dua sampai tiga bulan ke depan, tanaman cabai yang ditanam hari ini sudah bisa dipanen saat harga masih cukup tinggi.

Dengan melimpahnya stok cabai, diharapkan dapat menekan terjadinya inflasi di daerahnya.

Tanaman cabai ditanam dengan sistem tumpang sari bersama tanaman lain yang bernilai ekonomis.

Selain di Macanbang, gerakan menanam cabai juga dilakukan di seluruh Kabupaten Tulungagung dengan luas lahan mencapai 159 hektare.

Kepala Desa Macanbang, Warkamto Arifiono, mengatakan bahwa penanaman cabai di desanya dilakukan secara serentak sehingga saat panen harganya bisa seragam.

Untuk cabai yang ditanam jenis printer, bisa dipanen mulai hari ke-70 hingga tiga bulan ke depan.

"Kalau hasilnya tidak bisa dihitung dengan kuintal, karena panennya setiap tiga hari sekali," katanya.

Bantuan benih yang diterima untuk 10 hektare lahan dibagi merata kepada petani di lahan seluas 25 hektare.

Warkamto melanjutkan bahwa harga cabai di tingkat petani tertinggi pernah mencapai Rp80 ribu per kilogram. Namun, harga tersebut tak bertahan lama.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Luar Negeri
Ford Dekat dengan Tiongkok,...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.