Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bandar Narkoba Edarkan Sabu lewat Jasa Pengiriman di Jakbar

📅 Rabu, 24 Jul 2024, 18:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bandar Narkoba Edarkan Sabu lewat Jasa Pengiriman di Jakbar Doc: ANTARA/Risky Syukur
Ket. Polisi mengungkap kasus narkoba dalam jumpa pers di Polsek Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (24/7/2024).

Jakarta - Bandar narkoba mengedarkan barangnyamelalui jasa pengiriman di Kembangan, Jakarta Barat dengan maksud untuk mengelabui petugas dan pihak terkait.

"Mereka kirim narkotika jenis sabu dan tembakau sintetis (sinte) dengan menyelipkannya dalam bungkus paket berisi batu," kata Kapolsek Kebon Jeruk Kompol Sutrisno dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu.

Ia menjelaskan, hal itu terungkap setelah petugas menangkapdua orang tersangka berinisial IS (29) alias T dan IS (32) alias B di Kembangan, Jakarta Barat,Selasa (16/7).

Dikatakan, paket tersebut menjadi komuflase dan dikirim melalui jasa pengiriman sebagai seolah-olah paket suku cadang kendaraan.

"Untuk pengiriman mereka lewat 'online', lewat paket, dengan modus seolah-olah barang ini (narkoba) 'sparepart' atau suku cadang kendaraan, tetapi tapi di dalamnya ada batu sehinggaberat," katanya.

Ia menyebutkan, setiap bungkus paket, terdapat beragam narkotika dengan beragam berat, mulai dari paket lima gram, 10 gram, 15 gram dan 25 gram yang akan dikirim sesuai pesanan.

"Tiap kotaknya ini masing-masing, ada yang lima gram, ada 10 gram, ada 15 gram ada 25 gram. Jadi masing-masing pesanan. Nanti mereka dikirim lewat paket titipan kilat," kata Sutrisno.

Polisi telah menyita sejumlah barang bukti berupa 2.872 gram sabu, 3.796 gram tembakau sintetis, tiga buah timbangan elektrik, sembilan botol diduga cairan sintetis, 10 plastik klip dan dua baskom aluminium.

Hingga kini, polisi masih memburu pemasok bahan baku produksi narkotika berinisial IL yang juga memodali dan mengajarkan T dan B membuat narkotika.

"Dari pengakuan pelaku, ada yang mendidiktapi sekarang lagi DPO,inisialnya IL atau AJ. Dia yang memberi modal dan mendidikT dan B. Sementara lagi dikembangkan, kami minta bantuan Polres, Kasat Narkoba," kata Sutrisno.

Atas perbuatannya, T dan B disangkakan dengan pasal 114 ayat 2 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

"Untuk ancaman hukuman 20 penjara maksimal seumur hidup," kata Sutrisno.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.