Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lestari Moerdijat: Perlu Peningkatan Akses Pendidikan bagi Perempuan untuk Kesetaraan dan Kesejahteraan

📅 Selasa, 15 Apr 2025, 18:30 WIB | Oleh:
Lestari Moerdijat: Perlu Peningkatan Akses Pendidikan bagi Perempuan untuk Kesetaraan dan Kesejahteraan Doc: istimewa
Ket. Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat

JAKARTA - Perlu peningkatan akses pendidikan terhadap perempuan, khususnya di perdesaan, sebagai upaya untuk mewujudkan kesetaraan dan memaksimalkan potensi sumber daya manusia (SDM) nasional, demi kesejahteraan yang lebih baik dan merata bagi setiap warga negara.

“Dalam proses perjuangannya, RA Kartini meyakini bahwa melalui pendidikan, perempuan dapat membebaskan diri dari belenggu tradisi dan mampu memaksimalkan potensi yang mereka miliki. Pemikiran itu masih relevan hingga saat ini,” kata Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (15/4).

Data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024, hanya sekitar 6 persen perempuan di daerah perdesaan Indonesia yang melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi. Sementara di perkotaan tercatat 14 persen perempuan melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi. Catatan BPS mengungkapkan salah satu penyebab kesenjangan itu adalah faktor sosial dan budaya.

Kondisi serupa juga terjadi pada skala dunia. Laporan UNESCO pada 2024 mencatat sekitar 122 juta anak perempuan di dunia tidak bersekolah. Selain itu, perempuan adalah dua pertiga dari 765 juta orang dewasa yang tidak memiliki keterampilan literasi dasar.

Menurut Lestari, upaya untuk meningkatkan partisipasi perempuan dalam pendidikan harus konsisten dilakukan.

Kesenjangan yang terjadi antara perempuan di desa dan di kota dalam mengakses pendidikan, ujar Rerie, sapaan akrab Lestari, harus segera diatasi dengan sejumlah langkah nyata.

Menurut Rerie, generasi penerus bangsa harus meneladani nilai-nilai yang diperjuangkan RA Kartini dalam membuka akses pendidikan yang sama bagi semua, tanpa memandang gender.

Menurut Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI dari Dapil II Jawa Tengah itu, upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perempuan mengenyam pendidikan merupakan langkah penting yang harus dilakukan.

Untuk mengatasi kendala sosial dan budaya yang dihadapi perempuan di desa dalam mengakses pendidikan, tegas Rerie, membutuhkan konsistensiyang kuat dalam memberi pemahaman kepada masyarakat.

Anggota Majelis Tinggi Partai NasDemitu mendorong agar para pemangku kepentingan di tingkat pusat dan daerah, serta masyarakat dapat memahami nilai-nilai kesetaraan yang diperjuangkan RA Kartini, untuk kemudian direalisasikan dengan berbagai cara demi mewujudkan kesejahteraan yang lebih merata di masa depan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Ekonomi
Sompo Indonesia selenggarak...
Luar Negeri
Dua Kapal Tanker Minyak Dis...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.