Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Nvidia Kembangkan Chip AI untuk Pasar Tiongkok dengan Kemampuan 'Terbatas'

📅 Senin, 22 Jul 2024, 21:56 WIB | Oleh:
Nvidia Kembangkan Chip AI untuk Pasar Tiongkok dengan Kemampuan 'Terbatas' Doc: Istimewa
Ket. Logo Nvidia di kantor pusat di Santa Clara, California.

SANTA CLARA - Tiga sumber anonim baru-baru ini mengungkapkan bahwa perusahaan teknologi dari Amerika Serikat, Nvidia, tengah mengembangkan chip AI baru yang disebut B20 sebagai bagian dari seri chip Blackwell. Chip ini ditujukan untuk pasar Tiongkok dan mematuhi aturan ekspor AS saat ini.

Dikutip dari Neowin, AS telah menerapkan kontrol ekspornya saat ini terkait chip AI pada Oktober 2023, kurang dari setahun setelah peluncuran ChatGPT. Pembatasan tersebut menargetkan chip AI berperforma tinggi, peralatan pembuatan chip tertentu, dan teknologi terkait dalam upaya untuk membatasi upaya modernisasi militer Tiongkok, menjaga kepentingan keamanan nasional AS, dan mempertahankan kepemimpinan AS dalam teknologi AI.

Dua dari tiga sumber mengatakan bahwa Nvidia akan bekerja sama dengan Inspur, salah satu mitra distributor utamanya di Tiongkok. Baik Inspur maupun Nvidia tidak mengomentari masalah tersebut, seperti yang diharapkan, dan semua sumber ingin tetap anonim karena Nvidia belum membuat pengumuman.

Sumber tersebut tidak membocorkan spesifikasi teknis dari chip B20. "Tetapi kemungkinan besar chip tersebut akan kalah bertenaga dibandingkan B200 yang diumumkan awal tahun ini, yang memiliki kinerja inferensi 30 kali lipat dari pendahulunya, H100," ujarnya.

Sebagai referensi, GPU B200 menawarkan 20 petaflops tenaga kuda FP4 dari 208 miliar transistor dan dibangun di atas proses TSMC 4NP milik pelanggan. Ia menawarkan kinerja empat kali lipat dari pendahulunya dalam kinerja pelatihan AI dan dapat menangani tugas-tugas AI yang kompleks seperti AI generatif, model bahasa besar, dan pemrosesan bahasa alami.

Platform AI DGX B200 terpadu menggabungkan GPU B200 sebagai bagian intinya. Perusahaan kemudian dapat memanfaatkan solusi tersebut untuk mendukung beban kerja mereka.

Sumber tersebut tidak menyebutkan kapan chip B20 akan tersedia di pasar Tiongkok. Akan menarik untuk membandingkannya dengan B200 ketika chip tersebut akhirnya tersedia

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.