Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polandia Pantau Kerja Sama Militer Tiongkok dan Belarus

📅 Sabtu, 13 Jul 2024, 00:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Polandia Pantau Kerja Sama Militer Tiongkok dan Belarus Doc: ANTARA/Anadolu
Ket. Ilustrasi - Anggota militer.

Warsawa - Kementerian Luar Negeri Polandia pada Jumat mengatakan negaranya saat ini sedang memantau kerja sama antara Tiongkok dengan Belarus, menyusul laporan bahwa militer Tiongkok mengadakan latihan gabungan dekat perbatasan Polandia.

"Kami memantau dengan cermat kerja sama jangka panjang antara Beijing dan Minsk sebagai faktor yang berpotensi berdampak pada keamanan Polandia," menurut pernyataan kementerian yang dikutip kantor berita pemerintah PAP.

Kementerian mengungkapkan kekhawatirannya mengenai kerjasama militer Tiongkok dengan Rusia dan Belarus yang semakin erat.

Sementara itu, Kementerian Pertahanan Belarus mengatakan bahwa latihan tersebut merupakan bagian dari latihan "anti-terorisme", dimana pasukan akan berlatih serangan udara, penyeberangan sungai, dan pertempuran di permukiman.

Latihan yang disebut Eagle Assault 2024 itu akan dilaksanakan selama 11 hari, dimulai pada Senin di wilayah Brest, sekitar 64 km dari perbatasan Belarus dengan Ukraina. Diperkirakan lebih dari 100 tentara Tiongkok akan berada di Belarus hingga 19 Juli.

Ketua NATO Jens Stoltenberg pada pertemuan puncak di Washington pekan ini mengatakan bahwa latihan militer Tiongkok dengan Belarus di Belarus adalah bagian dari sebuah pola.

"Ini hanya menegaskan betapa rezim otoriter semakin bersekutu satu sama lain, dan bagaimana Tiongkok sedang bergerak mendekati NATO di Eropa, Afrika, Arktik, dan tempat lain," tambahnya.

"Manuver militer gabungan Tiongkok dan Belarus tidak ditujukan terhadap negara mana pun, dan pihak berwenang Tiongkok berharap Polandia dan Belarus akan menyelesaikan masalah mereka melalui dialog dan konsultasi," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Lin Jian.

Presiden Belarus Alexander Lukashenko diketahui memiliki hubungan dekat dengan Rusia. Pada 2023, mereka mengizinkan Rusia untuk memindahkan beberapa senjata nuklir taktisnya ke Belarus, dan juga menjalin hubungan dekat dengan Tiongkok.

Belarus baru-baru ini bergabung dengan Organisasi Kerjasama Shanghai, yang didirikan pada 2001 untuk membahas masalah keamanan di kawasan Asia Tengah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.