Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Komisi VII: Indonesia Harus Segera Beralih ke Energi Terbarukan

📅 Jumat, 12 Jul 2024, 14:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Komisi VII: Indonesia Harus Segera Beralih ke Energi Terbarukan Doc: dpr.go.id
Ket. Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Edy Soeparno, saatmenjadi pembicara di acara Kaukus Ekonomi Hijau DPR RI berkolaborasi dengan Pertamina, di Jakarta, Rabu (10/7/2024).

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Edy Soeparno, menggarisbawahi urgensi transisi energi Indonesia. Ia menyoroti Indonesia saat ini menghadapi surplus energi yang, meskipun pada awalnya terlihat menguntungkan, sebenarnya memperumit upaya untuk menambah kapasitas energi baru.

"Kita harus segera beralih ke sumber energi terbarukan untuk mengatasi berbagai permasalahan yang mungkin timbul," ujarnya usai menjadi pembicara di acara Kaukus Ekonomi Hijau DPR RI berkolaborasi dengan Pertamina, di Jakarta, Rabu (10/7).

Menurutnya, pendanaan menjadi hambatan utama dalam perjalanan menuju energi terbarukan. Meskipun dana dari donor internasional, pinjaman lunak, dan lembaga multilateral sudah tersedia, percepatan dalam penggunaannya diperlukan untuk memastikan pembangunan infrastruktur energi terbarukan dapat dilakukan dalam waktu singkat.

"Keekonomian energi terbarukan sekarang lebih menguntungkan daripada sumber energi fosil, namun investasi awal yang besar diperlukan," tambahnya.

Menurut Edy, saat ini adalah waktu yang tepat untuk mempercepat transisi energi, mengingat prediksi penurunan drastis dalam surplus energi dalam 2-3 tahun ke depan. Ia juga menyoroti perlunya pemerintah memberikan insentif yang lebih besar untuk mempercepat pembangunan energi terbarukan, termasuk insentif fiskal dan tarif yang menarik.

"Dalam konteks ini, PLN harus fokus pada pengembangan infrastruktur transmisi dan grid, sementara sektor swasta atau BUMN dapat berinvestasi dalam pembangkit energi terbarukan," paparnya.

Edy juga menekankan pentingnya koordinasi antar-stakeholderuntuk menyelesaikan berbagai isu yang terkait dengan transisi energi, termasuk perundingan terkaitpower wheelingatau sewa jaringan. Dengan dukungan politik yang kuat dan ketersediaan sumber pendanaan yang cukup, Edy optimistis Indonesia dapat mencapai tujuan energi bersihnya dengan lebih efisien dan berkelanjutan.

Dengan demikian, transisi energi Indonesia menuju sumber energi terbarukan bukan lagi pilihan, melainkan keharusan yang mendesak untuk memastikan keberlanjutan ekonomi dan lingkungan di masa depan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur   

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.