Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jerman akan Melarang Raksasa Telekomunikasi Tiongkok dari Jaringan 5G

📅 Jumat, 12 Jul 2024, 11:22 WIB | Oleh: Tim Penulis

Tiongkok dan Jerman telah lama memiliki hubungan dekat, mulai dari perusahaan mobil hingga pembuat peralatan mesin, mengekspor produk dalam jumlah besar ke ekonomi nomor dua di dunia.

Namun invasi Russia ke Ukraina dan krisis energi yang terjadi setelahnya memicu introspeksi diri di negara ekonomi teratas Eropa itu mengenai ketergantungan yang berlebihan pada pemerintah otoriter dan menyebabkan Berlin berupaya "mengurangi risiko" dengan memangkas ketergantungannya pada Tiongkok.

Negara itu meluncurkan strategi untuk mengelola hubungan dengan Beijing tahun lalu, di mana negara itu berupaya mencapai keseimbangan antara kepentingan-kepentingan yang saling bersaing, Tiongkok digambarkan sebagai "mitra, pesaing, dan saingan sistemik".

Telah muncul tanda-tanda yang berkembang mengenai pendekatan baru yang lebih keras dari pemerintah.

Minggu lalu, Berlin memblokir penjualan unit turbin gas milik anak perusahaan grup Volkswagen kepada investor Tiongkok setelah laporan media menunjukkan perusahaan itu memiliki hubungan dekat dengan industri persenjataan Tiongkok.

Negara-negara UE menjadi semakin waspada dalam menggunakan teknologi dari Huawei atau vendor non-UE lain yang mungkin tidak mematuhi undang-undang perlindungan data UE.

Komisi Eropa, badan eksekutif UE, tahun lalu menggambarkan Huawei dan ZTE sebagai risiko bagi blok tersebut dan meminta negara-negara anggota UE untuk mengecualikan peralatan perusahaan tersebut dari jaringan seluler mereka.

Setelah Inggris pada musim panas 2020, Swedia menjadi negara kedua di Eropa dan pertama di UE yang secara tegas melarang Huawei dari hampir semua infrastruktur jaringan yang diperlukan untuk menjalankan jaringan seluler 5G-nya.

Ada pula tekanan yang meningkat dari Amerika Serikat untuk mengambil tindakan terhadap Huawei di tengah persaingan teknologi antara Beijing dan Washington atas kekhawatiran AS bahwa Huawei dapat digunakan untuk operasi mata-mata Tiongkok.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.