Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jerman akan Melarang Raksasa Telekomunikasi Tiongkok dari Jaringan 5G

📅 Jumat, 12 Jul 2024, 11:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jerman akan Melarang Raksasa Telekomunikasi Tiongkok dari Jaringan 5G Doc: AFP
Ket. Komponen dari Huawei dan ZTE tidak akan lagi digunakan dalam jaringan seluler 5G "inti" paling lambat akhir tahun 2026, kata Kementerian Dalam Negeri Jerman di Berlin.

BERLIN - Jerman mengatakan akan menghentikan penggunaan komponen dari raksasa telekomunikasi Tiongkok Huawei dan ZTE dalam jaringan 5G-nya dalam beberapa tahun mendatang karena masalah keamanan nasional.

Ini adalah langkah terbaru Berlin untuk mengurangi ketergantungan ekonomi pada Beijing yang ditakutkan beberapa pihak akan membuatnya rentan, dan menyusul peringatan dari Uni Eropa bahwa perusahaan-perusahaan tersebut menimbulkan risiko bagi UE.

Komponen dari Huawei dan ZTE tidak akan lagi digunakan dalam jaringan seluler 5G "inti" paling lambat akhir tahun 2026, kata kementerian dalam negeri di Berlin.

Dalam infrastruktur akses dan transmisi 5G, sistem perusahaan telekomunikasi harus diganti pada akhir tahun 2029.

"Kami melindungi sistem saraf pusat Jerman sebagai lokasi bisnis - dan kami melindungi komunikasi warga negara, perusahaan, dan negara," kata Menteri Dalam Negeri Nancy Faeser pada Kamis (11/7).

"Kita harus mengurangi risiko keamanan dan, tidak seperti di masa lalu, menghindari ketergantungan sepihak."

Kementerian mengatakan jaringan 5G merupakan bagian dari "infrastruktur kritis" Jerman dan penting untuk berfungsinya berbagai sektor mulai dari kesehatan hingga transportasi dan energi.

Jaringan telekomunikasi harus dilindungi dari serangan siber, yang dapat menjadi "ancaman eksistensial", tambahnya.

Para pejabat telah mencapai kesepakatan dengan operator jaringan 5G Jerman, Deutsche Telekom, Vodafone dan Telefonica, untuk melarang Huawei dan ZTE.

Sumber-sumber pemerintah telah mengindikasikan pada bulan September tahun lalu bahwa Berlin sedang mempertimbangkan langkah tersebut, meskipun tanggal yang diumumkan lebih lambat dari yang awalnya direncanakan untuk memberi waktu bagi perusahaan untuk mengadopsi langkah-langkah baru tersebut.

Faeser tidak bersedia menjelaskan apakah dia takut akan tindakan balasan dari Tiongkok, meski dia mengatakan Beijing telah diberitahu tentang larangan tersebut.

"Bagi saya sebagai menteri dalam negeri, ini adalah masalah menemukan regulasi untuk jaringan telekomunikasi, untuk infrastruktur kritis, dan saya telah melakukan itu," katanya dalam konferensi pers.

Hubungan Ekonomi Terusik

Faktor-faktor yang menjadi pertimbangan pihak berwenang saat memutuskan larangan tersebut termasuk apakah produsen tersebut secara langsung atau tidak langsung dikendalikan oleh pemerintah, atau apakah mereka terlibat dalam aktivitas yang berdampak merugikan pada Jerman atau negara-negara Uni Eropa lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.