Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menanti Data Inflasi AS

📅 Kamis, 11 Jul 2024, 08:19 WIB | Oleh:
Menanti Data Inflasi AS Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperkirakan bergerak fluktuatif, hari ini (11/7). Pergerakan rupiah dipengaruhi sikap investor yang cenderung menanti atau wait and see petunjuk baru kebijakan suku bunga acuan Amerika Serikat (AS).

Pengamat Komoditas dan Mata Uang Lukman Leong melihat pelaku pasar menunggu data inflasi AS yang akan menjadi panduan bagi bank sentral setempat (the Fed) memutuskan kebijakan bunga acuan (FFR). Karenanya, Lukman memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Kamis (11/7), bergerak di kisaran 16.200-16.300 rupiah per dollar AS.

Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada perdagangan, Rabu (10/7), ditutup menguat 10 poin atau 0,06 persen dari sehari sebelumnya menjadi 16.241 rupiah per dollar AS. Penguatan terjadi seiring meningkatnya spekulasi pemotongan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS) atau The Fed.

"Hal ini membuat semakin kuatnya spekulasi pelaku pasar bahwa The Fed akan melakukan pemotongan suku bunganya pada September mendatang," kata analis ICDX Taufan Dimas Hareva di Jakarta.

Taufan menuturkan Gubernur bank sentral AS atau The Fed Jerome Powell mencatat perekonomian mengalami kemajuan besar menuju sasaran inflasi 2 persen yang ditetapkan oleh The Fed. Ia juga mencatat bahwa kondisi pasar tenaga kerja telah mereda namun tetap kuat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

70 Ribu Migran yang Masuk ke Ceuta telah Pulang ke Maroko

50 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
70 Ribu Migran yang Masuk k...
Daerah
Update Kebakaran Hutan Gunu...

Bank Dunia Serukan Negara-negara Berkembang untuk Rangkul “AI” atau Akan Tertinggal

Bank Dunia Serukan Negara-negara Berkembang untuk Rangkul “AI” atau Akan Tertinggal

04 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.