Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Masyarakat Solo Pertahankan Tradisi Merti Desa di Tengah Modernisasi

📅 Kamis, 11 Jul 2024, 00:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Masyarakat Solo Pertahankan Tradisi Merti Desa di Tengah Modernisasi Doc: ANTARA/Aris Wasita
Ket. Ketua Dewan Pembina Yayasan Diwa Diah Warih Anjari berkunjung ke Sendang Mbah Melek di Solo, Jawa Tengah, Rabu (10/7/2024).

Solo - Masyarakat di Kota Solo, Jawa Tengah tepatnya di Kampung Bibis Kulon, Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari masih mempertahankan tradisi Merti Desa di tengah modernisasi.

Salah satu tokoh masyarakat yang juga panitia kegiatan Merti Desa Heru Suryono di Solo, Jawa Tengah, Rabu mengatakan acara tersebut diselenggarakan setiap bulan Surasebagai upaya pelestarian kearifan lokal dengan menggelar tradisi bersih desa di Sendang Mbah Meyek.

"Kami ingin menghormati cikal bakal kampung sekaligus perwujudan rasa syukur kepada Allah SWT," katanya.

Ia mengatakan rangkaian kegiatan tradisi bersih desa di Sendang Mbah Meyek yang akan dilaksanakan pada Kamis (11/7) tersebut diawali dengan caos dhahar. Selanjutnya, masyarakat menguras Sendang Mbah Meyek dan sumur Mbah Bandung pada pukul 07.00 WIB.

"Selanjutnya, kirab budaya dilaksanakan dengan mengelilingi wilayah Kampung Bibis Kulon. Seusai acara kirab budaya, rangkaian tradisi bersih desa Mbah Meyek dilanjutkan dengan pagelaran wayang kulit pada malam hari," paparnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina Yayasan Diwa Diah Warih Anjari yang juga terlibat untuk mendukung kegiatan tersebut mengatakan kegiatan budaya bersih desa ini bisa menjadi potensi wisata lokal hingga regional. Apalagi jika kegiatan digarap dengan serius.

"Tidak hanyanguri-uridan melestarikan warisan nenek moyang tetapi Merti Desa Bibis Kulon ini juga bisa meningkatkan pendapatan warga dan tentunya menyumbang pendapatan asli daerah (PAD)," katanya.

Menurut dia, kegiatan Merti Desa Bibis Kulon tersebut merupakan salah satu kearifan lokal yang masih tersisa di tengah-tengah Kota Surakarta.

"Merti Desa Bibis Kulon sudah dipertahankan sedemikian rupa oleh para penerus generasi di kampung ini. Kebetulan Yayasan Diwa berada di tengah-tengah kampung Bibis Kulon, sehingga kami peduli dan wajib menjaga dan mempertahankan tradisi budaya ini," katanya.

Ia juga berharap ke depan bisa membawa tradisi budaya tersebut ke tingkat regional, nasional, dan internasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

57 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.