Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

130 Atlet Berkompetisi di Kejuaraan Para Renang Tuna Daksa dan Netra

📅 Kamis, 24 Apr 2025, 16:10 WIB | Oleh: Tim Redaksi
130 Atlet Berkompetisi di Kejuaraan Para Renang Tuna Daksa dan Netra Doc: Istimewa

JAKARTA - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta mengadakan Kejuaraan Para Renang Tuna Daksa dan Netra Provinsi DKI Jakarta Tahun 2025 di Kolam Renang Bulungan, Gelanggang Jakarta Selatan, Kamis (24/4).

Kejuaraan ini diikuti 130 orang atlet, 20 pembina/ofisial tim pengurus cabang, 31 wasit dan 35 petugas lapangan.

Kejuaraan Para Renang Tuna Daksa dan Netra Provinsi DKI Jakarta Tahun 2025 merupakan kompetisi single event yang dilaksanakan sebagai ajang untuk mengukur kemampuan atlet-atlet disabilitas tuna daksa dan netra, dan atlet peyandang tuna rungu dan tuna grahita sebagai ajang seleksi menuju kejuaraan nasional dan internasional. Atlet penyandang tuna rungu dan tuna grahita sebagai undangan seleksi di Peparnas 2025.

Kepala Dispora DKI Jakarta, Andri Yansyah mengatakan, maksud dan tujuan digelarnya kejuaraan ini melakukan pemassalan dan pembibitan olahraga bagi penyandang disabilitas, serta menyiapkan atlet penyandang disabilitas yang berbakat dan potensial sebagai proses regenerasi.

Ia menilai, ajang ini bertujuan agar disabilitas dapat berprestasi di bidang olahraga sekaligus mendukung prestasi olahraga disabillitas di tingkat nasional dan Internasional. Kejuaraan ini memberikan kesempatan dan motivasi kepada para atlet disabilitas para renang tuna daksa dan netra, atlet tuna grahita dan tuna rungu untuk berkompetisi

"Ini juga untuk melatih mental dan mengasah kemampuan bertanding sekaligus sebagai ajang sosialisasi dan membudayakan pola hidup sehat dan bugar di kalangan disabilitas tuna grahita DKI Jakarta,” ujar dia.

Andri menyampaikan, kejuaraan ini juga merupakan kesempatan menampilkan bakat, menginspirasi komunitas dan menunjukkan bahwa dengan tekad yang kuat, tidak ada batasan untuk mencapai impian.

“Melalui perlombaan ini, kita tidak hanya menyaksikan kemampuan luar biasa dalam olahraga renang, tetapi juga memperkuat nilai-nilai inklusivitas, persahabatan, dan dukungan bagi semua individu,” kata dia.

Andri menambahkan, kegiatan seperti ini merupakan platform yang tepat untuk pembangunan karakter menjadikan atlet disabilitas DKI Jakarta tumbuh dengan jiwa kompetitif, disiplin dan sportif.

Ia berharap, dari ajang ini muncul bibit-bibit olahraga bagi penyandang disabilitas yang potensial menjadi bagian dari perwakilan kontingen Provinsi DKI Jakarta mengikuti event nasional dan internasional yang akan datang.

“Kegiatan ini juga sebagai seleksi Peparnas tahun 2025 disebabkan potensi medali para renang sangat besar, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ucap dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

27 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

36 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.