Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kelompok Etnis Klaim Kuasai Kota Naungcho

📅 Kamis, 11 Jul 2024, 02:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kelompok Etnis Klaim Kuasai Kota Naungcho Doc: AFP
Ket. Tinggalkan Lashio | Warga Kota Lashio yang mengendarai kendaraan mengungsi setelah terjadi pertempuran antara militer dan kelompok etnis bersenjata Myanmar pada Selasa (9/7).

YANGON - Pejuang etnis minoritas Myanmar pada Rabu (10/7) mengatakan bahwa mereka telah merebut sebuah kota di sepanjang jalan raya perdagangan utama ke Tiongkok setelah bentrokan selama berhari-hari. Klaim ini merupakan pukulan lain terhadap junta militer yang berkuasa.

Sejak akhir bulan lalu, Negara Bagian Shan di bagian utara telah diguncang oleh pertempuran ketika aliansi kelompok etnis bersenjata memperbarui serangan terhadap militer di sepanjang jalan raya menuju Provinsi Yunnan, Tiongkok.

Bentrokan tersebut telah menghancurkan gencatan senjata yang ditengahi Beijing yang pada Januari menghentikan serangan aliansi Tentara Arakan (AA), Tentara Aliansi Demokratik Nasional Myanmar (MNDAA) dan Tentara Pembebasan Nasional Ta'ang (TNLA).

"Kota Naungcho sepenuhnya milik kami," kata Jenderal Tar Bhone Kyaw dari TNLA.

Sebelumnya pada Rabu, sumber militer mengatakan kepada AFP bahwa pejuang etnis minoritas telah menguasai sebagian besar kota tersebut. AFP tidak dapat menghubungi juru bicara junta untuk memberikan komentar terkait hal ini.

Naungcho berjarak sekitar 50 kilometer (30 mil) dari Pyin Oo Lwin yang merupakan lokasi akademi pelatihan perwira elit militer.

"Pejuang TNLA juga berada di dalam Kota Lashio, tempat bagi komando wilayah timur laut junta," kata TNLA. "Pasukan kami sempat merebut komando batalion di dekat kota itu, namun terpaksa mundur ketika militer melancarkan serangan udara," kata Tar Bhone Kyaw.

Pada Selasa (9/7) lalu junta mengatakan 18 warga sipil di Lashio tewas dan 24 lainnya luka-luka dalam serangan penembakan, roket, dan drone oleh aliansi tersebut. Namun menurut penduduk, militer yang telah melakukan beberapa serangan udara di sekitar kota berpenduduk sekitar 150.000 orang itu.

Mengungsi

Akibat serangan itu, penduduk Lashio berupaya mengungsi dengan mobil yang sarat barang-barang dan melewati jalan tanah berlubang yang digenangi air karena musim hujan dalam upaya untuk melarikan diri dari pertempuran. Pada Senin (8/7) terpantau ada sekitar 45 orang berjejal di atas perahu yang membawa mereka menyeberangi sungai yang meluap karena hujan monsun.

Daerah perbatasan Myanmar adalah rumah bagi berbagai kelompok etnis bersenjata yang berjuang melawan militer sejak kemerdekaan dari Inggris pada tahun 1948 untuk mendapatkan otonomi dan kendali atas sumber daya yang menguntungkan. AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

54 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Olahraga
Persiapan Atlet Balap Seped...
Olahraga
Thailand Takluk, Filipina R...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.