Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Garut Memiliki Potensi Wisata Hutan untuk Dikembangkan

📅 Rabu, 10 Jul 2024, 00:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Garut Memiliki Potensi Wisata Hutan untuk Dikembangkan Doc: ANTARA/Feri Purnama
Ket. Penjabat Bupati Garut Barnas Adjidin (kanan) meninjau produksi madu saat pemberian bantuan program kegiatan produksi madu dari PLN di Eduwisata Pelebahan, Desa Pasawahan, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Selasa (9/7/2024).

Garut - Penjabat Bupati Garut Barnas Adjidin menyatakan Kabupaten Garut, Jawa Barat, memiliki potensi wisata hutan dengan kondisi alamnya yang dapat memberikan manfaat untuk kesejahteraan masyarakat, sehingga perlu dikembangkan dengan tetap menjaga kelestarian alam.

"Garut adalah kabupaten yang memiliki eksotik, karena enak dipandang, mau lihat gunung ada, pantai juga ada," kata Barnas Adjidin saat menghadiri pemberian bantuan program kegiatan produksi madu dari PLN di Eduwisata Pelebahan, Desa Pasawahan, Kecamatan Tarogong Kaler, Garut, Selasa.

Ia menuturkan Kabupaten Garut terdapat kawasan hutan yang keberadaannya menjadi bagian dari kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya, sehingga harus terus dilestarikan.

Upaya mengembangkan wisata hutan itu, kata dia, tentunya harus dilihat dulu berapa persen hutan yang menjadi kawasan hutan lindung, dan bukan, agar kegiatan pengembangan industri wisata itu tetap bisa diikuti dengan pelestarian hutan.

"Harus cocoknya seperti apa, harus ada kajian dari Dinas Lingkungan Hidup," katanya.

Ia menyebutkan seperti kawasan sekitar Gunung Guntur di Desa Pasawahan salah satu potensi alam yang ternyata memiliki daya tarik untuk pengembangan wisata edukasi tentang lebah yang menjadi kegiatan usaha produksi madu.

Menurut dia kegiatan yang dilakukan di Eduwisata Pelebahan itu menjadi daya tarik tersendiri, tidak hanya menyajikan wisata edukasi tentang lebah, tapi juga memberikan nilai ekonomi yang dapat memberikan keuntungan bagi masyarakat.

"Bagi Desa Pasawahan, kita lihat ada pengolahan madu secara tepat, higienis sesuai kebutuhan masyarakat, madu itu sendiri tentunya potensi yang ada harus terus dikembangkan," katanya.

Ia mengatakan pengembangan madu dari lebah sekitar kawasan Gunung Guntur itu tentu kegiatan yang harus terus didukung oleh pemerintah daerah, maupun pemangku kebijakan lainnya, termasuk dari perusahaan melalui program tanggung jawab sosial perusahaannya.

Ia menyampaikan terima kasih kepada PLN yang sudah memberikan perhatiannya dalam pengembangan madu dari lebah sekitar kawasan Gunung Guntur yang diyakini akan maju apabila dikelola secara profesional, dan mendapat dukungan dari berbagai pihak.

"Intinya mudah-mudahan PLN semakin berjaya, masyarakat pengelola di sini lingkungannya semakin bergairah melangsungkan kehidupan melalui budidaya pelebahan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Piala Dunia, Tim-tim Favori...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.