Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Zelenskyy: Orban Tidak Bisa Menjadi Mediator Ukraina-Russia

📅 Selasa, 09 Jul 2024, 14:34 WIB | Oleh: Tim Penulis
Zelenskyy: Orban Tidak Bisa Menjadi Mediator Ukraina-Russia Doc: AFP/Jiji
Ket. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy.

KYIV- Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan pada hari Senin (8/7) bahwa Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban tidak dapat menengahi Russia dan Ukraina untuk mengakhiri perang selama 28 bulan, tugas yang menurutnya hanya dapat dilakukan oleh kekuatan dunia seperti Tiongkok, AS, atau Uni Eropa.

Minggu lalu, Orban mengunjungi Kyiv dan Moskow untuk berunding dan bertemu dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping pada hari Senin (8/7), menggambarkan perjalanan tak terduga ke Beijing sebagai bagian ketiga dari "misi perdamaian".

Saat para pemimpin dunia bersiap menuju pertemuan punak NATO di Washington yang dimulai pada hari Selasa (9/7), Zelenskyy mengatakan hanya negara dengan ekonomi kuat atau negara dengan angkatan bersenjata yang jauh lebih kuat daripada Russia yang dapat mengelola tugas mediasi.

"Apakah ada banyak negara seperti itu di seluruh dunia? Tidak banyak. Saya yakin AS dan Tiongkok adalah negara-negara seperti itu. Dan Uni Eropa, bukan satu negara, tetapi seluruh Uni Eropa. Ini benar-benar bisa menjadi misi perantara," kata Zelenskyy dalam konferensi pers saat berkunjung ke negara tetangga Polandia.

Zelenskyy mengatakan negosiasi Orban dengan Putin, yang memicu teguran di dalam Uni Eropa, tidak dikoordinasikan dengan Kyiv.

"Sekalipun (Putin) bertemu dengan negara tertentu, ini tidak berarti dia ingin mengakhiri perang," katanya.

Kyiv tetap terbuka terhadap usulan dari negara lain tentang cara membentuk jalan menuju perdamaian, tetapi usulan tersebut harus selaras dengan visi Ukraina, khususnya rencana perdamaian 10 poin, tambah Zelenskyy.

Ukraina berharap dapat menyelenggarakan pertemuan puncak internasional kedua untuk mempertimbangkan usulan perdamaiannya akhir tahun ini. Tiongkok, yang memiliki hubungan dekat dengan Moskow, tidak menghadiri pertemuan pertama pada bulan Juni.

Russia telah mempromosikan rencana perdamaian enam poin yang dikeluarkannya dengan Brazil pada bulan Mei, mengusulkan konferensi perdamaian internasional "pada waktu yang tepat" dan menyerukan partisipasi yang setara oleh Ukraina dan Russia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.