Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinkes Yogyakarta Sasar 30.702 Anak Terima Imunisasi pada PIN Polio

📅 Selasa, 09 Jul 2024, 01:24 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dinkes Yogyakarta Sasar 30.702 Anak Terima Imunisasi pada PIN Polio Doc: ANTARA/Ari Bowo Sucipto
Ket. Seorang petugas kesehatan meneteskan vaksin polio kepada seorang siswa saat pelaksanaan Sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio di SDN Bareng 5, Malang, Jawa Timur, Selasa (16/1/2024).

Yogyakarta - Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta menyasa30.702 anak menerima imunisasi polio pada Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio 2024 yang berlangsung di wilayah ini.

Kepala Dinkes Kota Yogyakarta Emma Rahmi Aryani dalam keterangannya di Yogyakarta, Senin, mengatakan PIN Polio dimulai 23 Juli 2024, dengan menyasar anak usia 0 sampai 7 tahun di Kota Yogyakarta.

"Di Kota Yogyakarta tidak ditemukan kasus polio, tapi secara nasional harus kita antisipasi bersama dalam memutus rantai penyebarannya," ujar dia.

Emma menuturkan PIN Polio dilaksanakan sebagai respons dan penanggulangan atas kejadian luar biasa (KLB) polio dari penemuan kasus lumpuh layu yang disebabkan oleh polio tipe 2 pada akhir tahun 2023.

Menurut dia, kasus polio erat kaitannya dengan cakupan imunisasi yang rendah dan tidak merata pada suatu wilayah.

Oleh karena itu, kata Emma, pada PIN Polio di Kota Yogyakarta cakupannya ditargetkan bisa mencapai 100 persen.

Berdasarkan data Dinkes Kota Yogyakarta, sasaran PIN Polio di kota ituuntuk balita usia 0 sampai 59 bulan sejumlah 11.816 sasaran.

"Kemudian, anak usia PAUD/TK sebanyak 11.670 sasaran dan anak usia SD sejumlah 7.216 sasaran, jika ditotal lebih dari 30.702 sasaran," kata dia.

Emma menjelaskan pelaksanaan imunisasi putaran pertama dimulai pada 23 Juli sampai 29 Juli 2024, sedangkan untuksweepingatau penyisiran PIN Polio dilaksanakan pada 30 Juli sampai 3 Agustus 2024.

Berikutnya, PIN Polio putaran kedua dimulai 6 Agustus sampai 12 Agustus, dan untuk penyisiran dilaksanakan pada 13 Agustus sampai 17 Agustus 2024.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan, Pengendalian Penyakit, Pengelolaan Data dan Sistem Informasi Dinkes Kota Yogyakarta Lana Unwanah menambahkan, jenis vaksin polio yang akan diberikan berupa tetes atau oral.

"Setiap sasaran akan mendapatkan dua kali vaksin dengan jarak dua sampai empat minggu setelah vaksin pertama," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...

Kamar Kos Jadi Lokasi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi

15 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kamar Kos Jadi Lokasi Rekon...

Dua Petenis Terus Bersaing Menuju Nomor Satu Dunia

20 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...

Indonesia Turun Full Team Buat Kikis Kekuatan Vietnam

27 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...

Kapal Kandas karena Air Surut Dampak Kemarau Panjang

32 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...
Megapolitan
Bapenda Kota Tangerang Sebu...

Pengembangan Produksi Tebu Terus Digencarkan

36 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pengembangan Produksi Tebu ...

Kewajiban Warga Menunaikan Tugas Fiskal Kini Dipermudah

41 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kewajiban Warga Menunaikan ...
Nasional
Korem 132/Tadulako Bangun 5...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.